Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Menjadi Babysitter Anak Suamiku

Menjadi Babysitter Anak Suamiku

Menunggu kalimatnya terucap sempurna. Bang Amar menarik nafas dalam, sebelum akhirnya kalimat itu terucap. " Ini hanya sebuah perjodohan. Bukan tentang perasaan." Bang Amar terdengar serius. Aku menarik nafas lega, berharap semua ucapannya memang benar, jika dirinya tak memiliki rasa pada Dira.
1041.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 944 Beses bilang risalah amar
Read
+Library
Sikap Suami Yang Berbeda Padaku

Sikap Suami Yang Berbeda Padaku

Aris masih menjelaskan beberapa hal lagi yang di butuhkan untuk membuat surat perjanjian pengalihan nama. Amira lalu mengeluarkan semua hal yang di sebutkan oleh Aris dari dalam tasnya. Kening Ragil berkerut bingung karena tidak mengetahui kapan Amira memasukan semua itu ke dalam tasnya. Namun, dia hanya diam saja sambil memperhatikan Aris yang memeriksa keaslian semua surat yang di keluarkan oleh Amira. “Baik. Saya akan menambahkan beberapa klausul lagi dengan mesin tik agar tidak di cetak ulang.”
1040.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.2K Beses bilang risalah amar
Read
+Library
Setelah Dua Kali Dikhianati, Aku Dinikahi Sang Penguasa

Setelah Dua Kali Dikhianati, Aku Dinikahi Sang Penguasa

Ponselku berdering berkali-kali, tapi aku bahkan tak mampu mengangkatnya. Hingga akhirnya… aku berhasil menjawab. “Halo, Bu Amara. Kami dari Polres Wagon. Surat damai yang Anda laporkan sudah ditemukan dan telah dikirim ke alamat rumah Anda. Mohon seera diperiksa.” “Terima kasih,” jawabku pelan, menekan perasaan yang sulit reda. Aku memaksakan diri dengan tubuh yang rapuh untuk meninggalkan restoran.
20.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 466 Beses bilang risalah amar
Read
+Library
Fitnah Dari Ipar Dan Mertua

Fitnah Dari Ipar Dan Mertua

tanya Amira penuh harap. "Abang ke sini hanya ingin mengantarkan ini," jawab Radit, ia kemudian menyerahkan sebuah amplop pada Amira. "I-ini apa, Bang?" Amira menerima amplop itu, tangannya bergetar saat hendak membukanya. Amira membuka isi amplop itu, ia membaca secarik kertas yang berada di dalam amplop tersebut. Air matanya luruh seketika setelah membacanya. Surat itu berisi panggilan ke pengadilan agama untuk sidang pertama perceraian mereka. Amira sangat tak menyangka secepat ini Radit bertindak, tanpa bertabayun mencari kebenarannya dahulu.
1017.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 417 Beses bilang risalah amar
Read
+Library
Aku Bukan Lagi Sugar Baby-Mu

Aku Bukan Lagi Sugar Baby-Mu

Sedikit banyak sikapnya memang mirip Reza tapi itu hanya untuk bisnis sedangkan di luar bisnis dia sama lembutnya seperti Rania. "Senang berkenalan denganmu! Aku Amar. Dan terima kasih kalian berdua mau menemuiku." "Apa yang ingin kau sampaikan Amar?" Rania tak ingin buang waktu dan semakin cepat dia tahu apa yang Amar ingin sampaikan perasaannya juga lebih tenang karena tidak bertanya-tanya dan berspekulasi sendiri. "Rania untuk yang disampaikan adikku Sita sebaiknya tidak perlu kau pikirkan terlalu berlebihan! Suamimu tidak bersalah di sini."
1025.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 808 Beses bilang risalah amar
Read
+Library
Lima Tahun Tak Disentuh

Lima Tahun Tak Disentuh

Satria mengerling lalu mengambilkan pakaian Amara yang di lempar tadi. Amara memakai pakaiannya dan bergerak malas ke kamar mandi karena pikirannya masih pada pesan masuk di ponsel Satria. Dia takut itu foto yang sama yang dikirim ke ponselnya. Setelah membersihkan diri, dia ke luar dengan perasaan tidak tenang. Kakinya enggan bergerak saat melihat Satria sedang melihat ponselnya yang mungkin juga membaca pesan yang dikirim nomor tak dikenal itu.
1073.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.8K Beses bilang risalah amar
Read
+Library
Pria Alfiyah

Pria Alfiyah

Salah satu pengurus kamar. "Oh, Pak Amar. Saya sudah berkenalan tadi malam. Ya Allah ... iya betul, Saya belum kasih tau soal pendaftaran tadi malam. Ya sudah, Saya tinggal dulu." sambil lalu pergi, dan mengecek kembali telephone genggamnya. Dua pesan masuk dari Pak Amar, "[Assalamualaikum, Nak Iklil.]" "[Maaf Bapak kirim pesan jam malam gini, apakah hari ini, nanti pagi, jadwal untuk pendaftaran?]"
103.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 116 Beses bilang risalah amar
Read
+Library
Menjadi Kesayangan Tuan Ammar

Menjadi Kesayangan Tuan Ammar

Mendengar itu Ammar yang tadi wajah nya terlihat lesu kembali berseri dan berbinar-binar. "Deal!!" Ucap Ammar sambil mengulurkan tangan kanan nya mengajak Marisa bersalaman. "Deal!!"
688 viewsOngoingIdinagdag sa Library 16 Beses bilang risalah amar
Read
+Library
Finding the Sun (Bahasa Indonesia)

Finding the Sun (Bahasa Indonesia)

“Lulus bareng sama aku!” “Oke!” “Janji ya!” ucap Amara sambil mengulurkan jari kelingking. Dia meminta Satria untuk bersumpah. Satria kemudian menyodorkan jari kelingkingnya juga. “Aku janji!” Kriiingg....
108.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 352 Beses bilang risalah amar
Read
+Library
Saat Doa Si Miskin Diijabah

Saat Doa Si Miskin Diijabah

Tut, tut, tut, terdengar nada sambung dari seberang sana, tidak lama kemudian terdengar suara bu Sri. "Hallo, assalamualaikum," ucap bu Sri. "Hallo bu, waalaikumsalam, bu, ibu sekarang ke rumah sakit Sehati ya bu, Bapak masuk rumah sakit," terang Amar pada bu Sri. "Astagfirullahaladzim, emang bapak kenapa Mar?" tanya bu Sri dengan nada panik. "Bapak tadi pingsan di pengadilan bu, terus aku sama Aliyah langsung membawa Bapak kesini, sebaiknya ibu kesini dulu, nanti sampai sini Amar jelaskan lagi detailnya."
1076.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.9K Beses bilang risalah amar
Read
+Library
PREV
123456
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status