SUAMIKU CEO BUTA
***
Aku memasuki kantor Rhoma, ruangannya penuh dengan kaca bening, aku bisa melihat semua.
Wangi parfumnya tertinggal di lorong, apa satu botol dia tuangkan semua ke badannya?
"sii-aapa wanita itu"
Empat pengawal mengikutiku, haduh kayak tawanan aja.
Aku berbalik, dia mencium Rhoma! tidak boleh nangis, jangan nangis, jangan cengeng. huwaaa ku menangis membayangkan.
"kalian beri ini padanya untuk makan siang, aku lupa belum buang air hari ini"