Merajut Asa
"Aku agak kesulitan memahaminya."
Jovita tersenyum lebar, dahulu ia pun mengalami hal yang sama. "Di sini, huruf vokal disebut lebih panjang. Huruf i menjadi 'oi' sehingga kamu tidak mengatakan like tapi loike, bike menjadi boike. Jika sebuah kata terdiri dari dua huruf o, maka berubah menjadi 'ew', misal cool menjadi kewl. Mereka juga tidak menyebutkan huruf di akhir kata, seperti what menjadi wha, trying menjadi tryin. Huruf di akhir kata juga diubah, seperti dinner menjadi dinnah."
"Fantastis!" puji Edda. "Apakah kamu pernah tinggal di sini?"