Ksatria Katana Kembar
tanya Suryo lagi.
“Iya, Kek. Tapi kami tidak terlalu mengenal, dan tidak terlalu paham.”
“Saya mengerti.”
Suryo membaca satu per satu dengan bantuan kacamatanya.
“Cantik juga kalungmu,” kata Ramona sambil hendak mengambil kalung Ragma. Namun Suryo langsung menepuk tangannya, membuat gadis itu langsung nyengir.
“Aku rasa kamu harus bercerita, Ragma. Setidaknya kamu kan sudah bisa dikatakan percaya, kamu bahkan sudah menunjukkan kalung dan juga agenda itu,” kata Zaki.