Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Aku Memilihmu

Aku Memilihmu

Klik Akhirnya pintu terbuka, semuanya segera keluar namun masih saling bergandengan. "Aldira, lo bener ada pintu kecil berbentuk kotak yang mengarah ke suatu ruangan di lemari itu!" seru Alleta begitu melihatnya. "Pintu itu cukup untuk berapa orang?" tanya Aldira. "Satu orang," jawabannya ragu. "Kita harus ke lemari yang ada waktu pertama kali kita masuk tempat ini," ajak Aldira pada orang lainnya. Walaupun mereka bingung terhadap tingkah aneh Aldira semuanya tetap berjalan mengikuti setiap arahannya. Begitu sampai di lemari itu, Alleta kembali memperingati Aldira.
104.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 96 kali sebagai ruang untukmu
Baca
+Pustaka
MENYELAMATKANMU

MENYELAMATKANMU

Angel. Lusi Rani yang melihat ketuanya dipermalukan merasa tak terima dengan sikapnya, dengan ego yang kuat gadis itu berusaha melukai Yuta namun pandangannya langsung teralihkan saat ponsel milik Yuta yang sengaja ia silence menampilkan satu teks masuk dengan keterangan I Love You dari pengirim 'Panda'
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 113 kali sebagai ruang untukmu
Baca
+Pustaka
Anomali Dunia Darma

Anomali Dunia Darma

seruku, memanggil Yuuta. Ruangan yang paling kita cari di dunia ini, akhirnya ada di depan mata. Ruangan serba berwarna putih dengan dinding penyekat terbuat dari kaca. Yang aku bisa rasakan, ruangan ini dibuat tanpa emosi. Seorang manusia jika tidak memiliki emosi, dia tidak akan keberatan menunjukan apa yang ada di dalam dirinya. Tidak perlu khawatir jika ada seseorang yang memandangi mu dari luar ruangan karena kau tidak mempunyai sesuatu untuk disembunyikan. Aku bersama Yuuta menelusuri ruangan tersebut. Ada empat ruangan, ruangan pertama sampai ketiga berisikan kasur dan meja bekerja. Sepertinya ruangan tersebut tempat dimana Thea, Kronos dan Kyos tinggal.
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai ruang untukmu
Baca
+Pustaka
Akhirnya Kumenemukanmu

Akhirnya Kumenemukanmu

Akhirnya Ku Menemukanmu 44 Mataku memandang ruangan bercat putih itu dengan nanar. Ada denyut yang sulit kukendalikan dalam tubuh, yang membuat tenggorokanku serasa tidak bisa lagi meraup udara untuk bernapas. Mataku tak bisa lepas dari satu-satunya penghuni ruangan yang tampak tertidur pulas.
1027.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 585 kali sebagai ruang untukmu
Baca
+Pustaka
Mayat di Balik Plafon

Mayat di Balik Plafon

tutur Abbiyya. “Tapi kalau Rio? Space room di lantai tujuh itu cuma ada di dua unit, Dhis! Unit lo sama unit si Rio. Jadi, ruangan lain nggak bakal bisa menuju space room itu! Itu artinya mayat Mawar cuma bisa di awa dari unit Rio!”
8.718.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 701 kali sebagai ruang untukmu
Baca
+Pustaka
Antara Peran dan Perasaan

Antara Peran dan Perasaan

Malam itu, di tengah hujan kecil yang menepuk-nepuk jendela, Raydan berkata pelan: "Aku ingin bangun ruang, Na. Ruang yang tak menghakimi. Tempat orang bisa datang bukan karena ingin jadi lebih hebat… tapi karena ingin bernapas.” Nara meletakkan bukunya. “Ruang seperti apa?” “Ruang pulang,” jawab Raydan. “Buat siapa pun.” --- Keesokan harinya, mereka menulis rancangan di papan tulis putih bekas milik Raydan:
101.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai ruang untukmu
Baca
+Pustaka
Ayah Untuk Anakku

Ayah Untuk Anakku

terdapat kolam renang yang tak terlalu besar namun tampak menyejukkan. Langkah Byan terus berjalan, ia berjalan dalam diam begitu juga dengan Clarita wanita itu tak tahu harus berbicara apa. “Ini adalah ruangan untukmu membuat pesanan kue, dan di atasnya adalah ruko kecil yang bisa kamu gunakan untuk memajang hasil kuemu. Juga sebagai store, mungkin.” “Apa ini tidak berlebihan?” ujar Clarita setelah sekian lama ia hanya terdiam.
9.434.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 795 kali sebagai ruang untukmu
Baca
+Pustaka
Mendadak Cantik bagaikan Ratu Sejagad

Mendadak Cantik bagaikan Ratu Sejagad

Dia lalu membuka pintu ruang bawah tanah. Ruangan itu dia rancang khusus untuk menghukum orang-orang yang tidak menuruti perintahnya. Ruangan itu kosong namun bersih, dan hanya berisi sebuah kursi yang akan dipakainya duduk. Ruangan ini baru pertama kalinya digunakan untuk mengurung Rara. Aditia membuka pintu perlahan lalu menyalakan semua lampu. Di dalam ruangan itu Mutia memeluk lututnya dan membenamkan wajahnya pada lutut. Dia mendengar seseorang membuka pintu dan menyalakan lampu lalu duduk dikursi.
10105.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.1K kali sebagai ruang untukmu
Baca
+Pustaka
Saat Cinta Menyapa Lagi

Saat Cinta Menyapa Lagi

Semuanya adalah satu tarian cinta yang agung. Sebagai The Weaver, kau mulai menerima tugas baru untuk merancang "Ruang-Ruang Antara" (The In-Between Spaces). Ini adalah wilayah di mana jiwa-jiwa beristirahat di antara kehidupan mereka. Kau merancangnya sebagai sebuah taman cahaya yang penuh dengan musik lembut dan kenangan indah. "Beristirahatlah dalam kasih sayang-Ku," kau menuliskan pesan ini di pintu masuk ruang tersebut.
714 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai ruang untukmu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status