Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Aku Memilihmu

Aku Memilihmu

Klik Akhirnya pintu terbuka, semuanya segera keluar namun masih saling bergandengan. "Aldira, lo bener ada pintu kecil berbentuk kotak yang mengarah ke suatu ruangan di lemari itu!" seru Alleta begitu melihatnya. "Pintu itu cukup untuk berapa orang?" tanya Aldira. "Satu orang," jawabannya ragu. "Kita harus ke lemari yang ada waktu pertama kali kita masuk tempat ini," ajak Aldira pada orang lainnya. Walaupun mereka bingung terhadap tingkah aneh Aldira semuanya tetap berjalan mengikuti setiap arahannya. Begitu sampai di lemari itu, Alleta kembali memperingati Aldira.
104.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai ruang untukmu
Baca
+Pustaka
MENYELAMATKANMU

MENYELAMATKANMU

Sebelumnya : Remaja bertubuh kurus dengan kulit pucat berjalan masuk menuju kesebuah ruangan kosong tak berpenghuni,dengan perasaan murung dan cemas Ghali terus saja menatap lurus kearah bingkai foto yang tertata rapi diatas meja.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 120 kali sebagai ruang untukmu
Baca
+Pustaka
KETIKA ISTRIKU BERHENTI MENGELUH

KETIKA ISTRIKU BERHENTI MENGELUH

Hanya dirinya, kenangan, dan harapan. Begitu masuk ke ruangan galeri, ia terpaku pada satu sudut dinding besar: lukisan Abrar yang berjudul “Ruang yang Sempat Hampa”. Lukisan itu menggambarkan ruang tamu dengan jendela besar terbuka, sinar matahari masuk, dan dua cangkir teh di meja. Satu cangkir utuh. Satunya kosong dan retak. Keterangan di bawahnya:
1087.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai ruang untukmu
Baca
+Pustaka
CINTA UNTUK GADIS TERNODA

CINTA UNTUK GADIS TERNODA

pesan Mika kembali membuat Ryu dan Rara tak bisa berkutik. ### -That's why I can't love you in the dark it feels like we're oceans apart. There is so much space between us, Baby, we're already defeated 'cause, everything changed me- "Adele_Love in The Dark" *Long House: Bangunan rumah berderet di area kebun kelapa sawit yang difungsikan untuk tempat transit dan kegiatan perusahaan. *GMO: General Manager Office
2.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 96 kali sebagai ruang untukmu
Baca
+Pustaka
Bertahan Di Sampingmu

Bertahan Di Sampingmu

Bisa dibayangkan bila The Gunadhya yang banyak itu berkumpul ditambah keluarga Alterio yang juga merupakan keluarga besar maka sudah bisa dipastikan Mansion dengan dua puluh kamar tersebut nyaris tidak dapat menampung mereka. Beberapa lajang harus tidur di ruang televisi atau perpustakaan yang di sulap menjadi kamar yang nyaman. Tapi keseruan bisa berkumpul bersama belum tentu bisa terulang lagi. Tahun ini banyak sekali kelahiran baik di keluarga Alterio maupun Gunadhya, jadi tangis bayi menggema hampir di seluruh ruangan. "Ryleeeey!" Kanaya berseru memanggil suaminya yang entah ada di mana.
1014.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 462 kali sebagai ruang untukmu
Baca
+Pustaka
Menggodamu Hingga Takluk Padaku

Menggodamu Hingga Takluk Padaku

“Tapi itu... ruang untukmu latihan, Knox.” “Aku bisa latihan di tempat lain.” Kalimat itu membuat Lumi terdiam. “Kamu… mengorbankan ruang itu dan membeli ini semua?” tanyanya pelan, nyaris tidak percaya. Knox menatapnya lekat meski tanpa senyum. “Aku ingin kamu punya tempat yang aman untuk bekerja,” ucapnya. “Dan apartemen ini cukup besar untuk itu.” “Itu saja alasannya?”
1033.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai ruang untukmu
Baca
+Pustaka
Anomali Dunia Darma

Anomali Dunia Darma

seruku, memanggil Yuuta. Ruangan yang paling kita cari di dunia ini, akhirnya ada di depan mata. Ruangan serba berwarna putih dengan dinding penyekat terbuat dari kaca. Yang aku bisa rasakan, ruangan ini dibuat tanpa emosi. Seorang manusia jika tidak memiliki emosi, dia tidak akan keberatan menunjukan apa yang ada di dalam dirinya. Tidak perlu khawatir jika ada seseorang yang memandangi mu dari luar ruangan karena kau tidak mempunyai sesuatu untuk disembunyikan. Aku bersama Yuuta menelusuri ruangan tersebut. Ada empat ruangan, ruangan pertama sampai ketiga berisikan kasur dan meja bekerja. Sepertinya ruangan tersebut tempat dimana Thea, Kronos dan Kyos tinggal.
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai ruang untukmu
Baca
+Pustaka
Akhirnya Kumenemukanmu

Akhirnya Kumenemukanmu

Akhirnya Ku Menemukanmu 44 Mataku memandang ruangan bercat putih itu dengan nanar. Ada denyut yang sulit kukendalikan dalam tubuh, yang membuat tenggorokanku serasa tidak bisa lagi meraup udara untuk bernapas. Mataku tak bisa lepas dari satu-satunya penghuni ruangan yang tampak tertidur pulas.
1028.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 590 kali sebagai ruang untukmu
Baca
+Pustaka
Mayat di Balik Plafon

Mayat di Balik Plafon

tutur Abbiyya. “Tapi kalau Rio? Space room di lantai tujuh itu cuma ada di dua unit, Dhis! Unit lo sama unit si Rio. Jadi, ruangan lain nggak bakal bisa menuju space room itu! Itu artinya mayat Mawar cuma bisa di awa dari unit Rio!”
8.718.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 709 kali sebagai ruang untukmu
Baca
+Pustaka
Antara Peran dan Perasaan

Antara Peran dan Perasaan

Malam itu, di tengah hujan kecil yang menepuk-nepuk jendela, Raydan berkata pelan: "Aku ingin bangun ruang, Na. Ruang yang tak menghakimi. Tempat orang bisa datang bukan karena ingin jadi lebih hebat… tapi karena ingin bernapas.” Nara meletakkan bukunya. “Ruang seperti apa?” “Ruang pulang,” jawab Raydan. “Buat siapa pun.” --- Keesokan harinya, mereka menulis rancangan di papan tulis putih bekas milik Raydan:
101.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai ruang untukmu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status