Kontrak Ranjang Sang CEO Pengkhianat
Bab Bonus: Tangisan di Matema-Terra
Sembilan bulan setelah abu kontrak itu terbang terbawa angin, sebuah kehidupan baru akhirnya menagih janji untuk melihat dunia.
Malam itu, hujan turun dengan lebat di pinggiran kota. Suara rintik yang menghantam atap kayu rumah mereka menciptakan simfoni alam yang riuh, namun di dalam kamar utama, suasana jauh lebih intens. Aroma minyak kayu putih, keringat, dan ketegangan yang kental memenuhi ruangan. Hiroshi tidak pernah merasa sekerdil ini sepanjang hidupnya—bahkan tidak saat ia kehilangan seluruh kekayaannya. Di depan rasa sakit yang dialami Aiko, ia hanyalah seorang pria tak berdaya yang hanya bisa menawarkan tangannya untuk diremas hingga mati rasa.