Teror Rumah Warisan
“Ya, sudah, kalau begitu kita turun, yuk! Mbok sudah masak banyak untuk menyambut pemilik baru rumah ini.
***
Setelah makan malam, mereka memilih beristirahat di dalam kamar. Anindita pun kembali tertidur pulas di atas ranjang yang empuk dan nyaman. Pada saat itu, Reyna kembali mencari informasi tentang lukisan yang misterius itu.
“Mas, kamu nggak percaya sama aku?” Reyna kembali bertanya perihal lukisan yang berada di dalam kamar mereka.
Adit yang sedang duduk sambil memainkan ponselnya pun seketika terdiam. Ia pun melihat dengan saksama tiap inci lukisan tersebut. Tidak ada yang aneh dengan lukisannya, semua tampak sama dan biasa saja.
“Tuh, kan diem. Pasti kamu masih mengira aku halu, ya?
Bab Populer