Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Arisan Bodong Keluarga

Arisan Bodong Keluarga

# Arisan Bodong Keluarga Bab 139 ( Pilihan Adrian ) Danu dan Adrian berboncengan, ada dua rumah yang saat ini di tuju Danu. " Belok kanan dulu A', kita lihat rumah punya Pak Wirya. Paman dengar rumahnya mau dijual murah karena sudah lama gak di isi padahal rumahnya bagus dan luas " titah Danu pada Adrian. " Iya Paman " sahut Adrian, diambilnya belokan ke kanan sesuai titah Danu karena rumah yang dituju ada di seberang jalan.
103.0K viewsCompletedAdded to Library 118 Times as rumah #adnan
Read
+Library
RUMAH EYANG

RUMAH EYANG

tanyaku. "Itu." Bi Lasmi menunjuk satu rumah yang terdekat dari rumah Eyang. "Oh dekat. Kalau rumah Bibi, mana?" "Ya itu juga." "Loh, kok." Aku jadi heran. "Pak Manto itu, suami Bibi, Non." "Oh." Aku membentuk bulat mulutku. Soalnya baru tau. Aku mengucek kain lap yang baru dipakai di kran air yang ada di belakang rumah Eyang, lalu dijemur lagi.
105.4K viewsCompletedAdded to Library 112 Times as rumah #adnan
Read
+Library
Wanita Buruk Rupa Itu Ternyata Istri CEO

Wanita Buruk Rupa Itu Ternyata Istri CEO

"Tuan, jadi nomor ukuran Nona Anna dicari ya?" Adnan baru saja tersadar lantas dengan cepat menatap tajam Bruno. "Tak usah, aku tahu ukurannya! Sekarang kamu pergi dari sini dan cari apa yang aku katakan tadi, laporkan padaku secepatnya!" teriaknya menggelegar. Bruno malah menyengir kuda. "Termasuk nomor rumah, Tuan?" Dengan mata melotot, Adnan beranjak dari kursi lantas mengambil benda kecil di atas meja hendak melempari Bruno. "Tidak, cari yang penting saja! Keluar!"
1014.2K viewsCompletedAdded to Library 484 Times as rumah #adnan
Read
+Library
Tamu Di Rumah

Tamu Di Rumah

titah Pak Adi dari dalam ruangan. Pelayan tadi masuk dengan langkah sedikit bergetar. "Ada apa lagi? Kenapa kamu masih di sini?" tanya Pak Adi. "Maaf, Pak. Saya tidak tahu alamat rumah Pak Roy dimana," jawab pelayan. Pak Adi segera memberikan alamat rumah Roy pada pelayan. Kemudian segera pelayan tadi undur diri dari ruangan Pak Adi.
16.6K viewsCompletedAdded to Library 381 Times as rumah #adnan
Read
+Library
Desahan Dikamar Tamu

Desahan Dikamar Tamu

"Nggak, Mas! Aku nggak mau ... aku mau tinggal di rumah itu. Sekarang Mbak Mila sudah keluar dan sudah tinggal di sini, jadi biarin aja. Untuk apa beli rumah lagi." "Iya ... Ibu juga tidak setuju kamu beli rumah lagi." Kena kalian! Termakan omongan sendiri. "Benar itu, Mas. Untuk apa beli rumah, toh aku sama anakku lebih nyama di sini." "Tuh dengar, San, si Mila aja nggak keberatan," sambar ibu. Dengan cepat Iren menganggukkan kepalanya. "Sudah selesai? Aku masih banyak pekerjaan," usirku secara halus.
1042.9K viewsOngoingAdded to Library 1.1K Times as rumah #adnan
Read
+Library
Housemate

Housemate

Tidak tahu kalau Satria. "Wah, kebetulan sekali. Pak Satria gak mau coba beli rumah sendiri? Kebetulan Alamanda Regency ada gebyar kemerdekaan. Uang mukanya ringan loh, Pak." Lidah sales memang tidak bisa diragukan. Licin. "Iya, nanti saya pikirkan." Ajeng sebenarnya menyadari tatapan membunuh dari Nasha, tapi tidak ambil pusing. Kata Satria mereka hanya berteman. Jadi, tidak ada salahnya kalau Ajeng maju.
103.1K viewsOngoingAdded to Library 78 Times as rumah #adnan
Read
+Library
Desah Di Kamar Sebelah

Desah Di Kamar Sebelah

Kuharap beliau paham, betapa sakitnya perasaanku kini tatkala suamiku sendiri menyuruh untuk merawat mantan istrinya. Dokter Indra, suamiku, dan Fatina akhirnya masuk ke kamar tamu kami yang berukuran cukup luas yakni 4 x 4 meter tersebut. Rumah Mas Anwar memang sangat luas. Punya banyak ruangan kamar, padahal penghuninya hanya beberapa orang. Rahima kadang harus dibantu dengan dua orang pembantu lepas yang kami upah bila kekurangan tenaga. Namanya Ibu Soimah dan Rina. Mereka tinggal di gang yang tak jauh dari jalan besar sini. Biasa kupanggil sebulan dua kali untuk membantu Rahima bersih-bersih seluruh bagian rumah.
9.9431.7K viewsCompletedAdded to Library 8.6K Times as rumah #adnan
Show Reviews (27)
Read
+Library
Nannys0903
Mampir ke karyaku MALAM TANPA NODA Faisal tak menemukan bercak dara di atas ranjang apa benar istrinya sudah tak perawan. memilih menikahi wanita lain pilihan ibuanya tanpa mau menyentuh istri pertama. Mampukah Airi bertahan dalam rumah tangganya.
malapalas
BACA novel berjudul :CEWEK AGRESIF VS COWOK POLOS. kalian akan menemukan dari percintaan remaja sampai dewasa yang bakal bikin kita gemas sendiri, seru, ketawa ngakak bahkan geregetan dan terharu setelah beberapa tokoh bermunculan semua. Jangan lupa vote dan komen ya. Mksh.
Read All Reviews
Rumah Ramaria

Rumah Ramaria

Dan juga rumahnya yang baru dibangun, namun terlihat seperti rumah jaman dulu, karena memang desainnya dibuat seperti itu. Maria tidak bisa menutup mulutnya saking terpesona. Ia melihat ke arahku dan menangkap perasaan yang sama daripadaku. Dari dalam mobil saja rumah ini sudah seperti memanggil kami berdua karena indahnya. “Sayang, ini rumah baru kan? Bukan renovasi?” tanya Maria. “Iya, baru kok. Pak Danang bilang begitu.” Kulihat Pak Danang, agen properti untuk rumah ini sedang berdiri dan tersenyum ke arah kami.
104.5K viewsOngoingAdded to Library 180 Times as rumah #adnan
Read
+Library
Rumah Tanpa Buah Hati

Rumah Tanpa Buah Hati

Sebelum mulut Mariam kembali melontarkan kata-kata, ia kembali angkat bicara, "Gimana gak habis, untuk kalian berdua 10 juta, Barana 5 juta, biaya rumah sakit 25 juta. Sisanya untuk kebutuhan sehari-hari selama di rumah sakit. Coba Ibu pikirkan sendiri." Mariam menghela nafas panjang. Matanya melirik tajam ke arah Anisa, menantunya. "Gak usah melirik seperti itu, Bu. Anisa juga berhak mendapatkannya, karena dia istriku." Bram lalu berdiri dan mengajak Anisa masuk ke dalam kamarnya. Tinggalah Mariam sendirian dan menahan kesal bukan kepalang. Tiba-tiba ponselnya berdering, ia pun segera melihat dan langsung mengangkatnya.
3.4K viewsOngoingAdded to Library 78 Times as rumah #adnan
Read
+Library
Di Ujung Senja

Di Ujung Senja

Ia sudah tidak mau lagi merasakan semua hal pedih yang menyiksanya dengan begitu luar biasa, tidak mau lagi! "Re, malam ini saya tidur di rumah tidak apa-apa kan? Hanya selama Edo di sini, Re," desis Adnan ketika semua orang yang membantunya itu sudah pulang dan hanya mereka berdua yang tinggal di sana. "Tidak masalah, Mas. Aku mengerti kok," Redita tersenyum kecut, ia menundukkan kepalanya.
9.9266.3K viewsCompletedAdded to Library 7.5K Times as rumah #adnan
Read
+Library
PREV
1
...
34567
...
9
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status