Dia, Adnan.
Tidak terlalu mewah dan besar, tetapi menggunakan konsep industrial house.
"Ini kamu yang pilih sendiri atau dipilihin sama orangtua kamu?" Tanya Fathia saat langkahnya sudah dekat dengan Adnan.
"Adnan dikasih beberapa pilihan, terus akhirnya pilih yang ini karena suka aja."
Fathia menganggukan kepalanya, tanpa meneruskan pembicaraan tersebut. Ia mulai sibuk melihat interior dalam rumahnya, yang terlihat nyaman untuk ditinggali, dan bahkan furniturenya sudah komplit. Ada juga beberapa lukisan yang sudah pasti Adnan yang melukis, karena ada ciri khas Adnan di beberapa lukisan yang ada di rumah ini. Rumah ini sudah sangat siap untuk ditinggali.
Bab Populer