Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
BUKAN SALAH IBU

BUKAN SALAH IBU

"Bagaimana dengan permintaanku tadi?" Eyang mende-sah. "Tidak bisa, Helen. Eyang hanya donatur di sekolahmu, bukan pemilik sekolah." Aku merengut. "Kalau begitu jangan salahkan aku kalau aku menendangnya dengan caraku sendiri!" Eyang hanya menggelengkan kepala dan segera menaiki mobilnya. Rumah Eyang terletak di satu komplek yang sama. Sebuah rumah bergaya Jawa yang luas dan megah. Di sana Eyang tinggal dengan setengah lusin rewang. Dia tak pernah mau diajak tinggal bersama anak dan menantu.
1014.3K viewsCompletedAdded to Library 471 Times as rumah eyang
Read
+Library
SETELAH TALAK TIGA

SETELAH TALAK TIGA

Tiba di rumah eyang aku langsung bergegas masuk, beliau dan dua pembantunya sedang berkutat di dapur saat aku tiba, gegas kuhampiri sembari menyuarakan panggilan padanya. Beliau meninggalkan pekerjaan yang seharusnya jadi tugas pembantu, lalu mengajakku duduk di sofa memanjang dekat jendela besar, dengan bagian atas membentuk busur, layaknya gaya Eropa kuno, eyang memang penyuka semua hal klasik, hampir sebagian barang di rumah ini bernuansa jadul. "Loh, mukanya kok kusut banget, Bi?" tanyanya, aku mengembuskan napas lelah.
1058.0K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as rumah eyang
Read
+Library
PENDEKAR Sabda JAGAD

PENDEKAR Sabda JAGAD

Blaph. Dan sekejap saja mereka bertiga sudah muncul di depan sebuah rumah panggung, yang terbuat dari bambu. Nampak di belakang rumah panggung itu sebuah air terjun yang indah, memancarkan warna warni bagaikan cahaya pelangi. Itulah air terjun 'Silih Warna'. Taph! "Hahh! Ka-kalian sudah disini?!" seru terkejut Suliwa, saat dia menjejakkan kakinya di depan kediaman Eyang Gurunya.
1024.5K viewsCompletedAdded to Library 564 Times as rumah eyang
Read
+Library
Dinikahi tapi Tak Dicintai

Dinikahi tapi Tak Dicintai

Mas Fagan sepertinya lupa jika Eyang adalah pemilik asli dari perusahaan yang sekarang Papa pegang. Jalanan yang lengang siang ini membuat perjalananku lebih cepat setengah jam dari biasanya. Tanpa terasa aku sudah sampai halaman rumah yang sangat aku rindukan. Perlahan mobil yang kutumpangi memasuki halaman luas rumah yang kutinggali semasa kecil. Rumah itu masih tetap sama, rumah bergaya joglo dengan teras luas dan empat kursi di sisi kiri. Tak ketinggalan pot-pot bunga di sisi kanan kiri anak tangga menuju teras.
10150.0K viewsCompletedAdded to Library 6.0K Times as rumah eyang
Read
+Library
KUBUAT MEREKA KEPANASAN KARENA SUDAH MEREMEHKANKU

KUBUAT MEREKA KEPANASAN KARENA SUDAH MEREMEHKANKU

Hari ini, setelah berziarah ke makam Ibu mertua, aku dan Mas Azka menuju ke perumahan yang sudah kami beli untuk tempat tinggal kami nanti. Setelah menempuh perjalanan cukup jauh. Akhirnya, kami tiba di kawasan perumahan elit di Jakarta. Awalnya aku sempat protes. Sebab, tempatnya terlalu jauh kalau ingin pergi ke rumah Eyang. Ya, tempat berlabuh kami sekarang adalah ke rumah Eyang. Setelah kami keluar dari rumah Ibu, mungkin akan jarang kami berkunjung ke sana, bisa jadi tidak akan pernah berkunjung karena Ibu tidak ada lagi di sana. Karena keinginan Mas Azka yang sudah memimpikan ingin memiliki rumah mewah hasil dari keringatn
5.544.8K viewsOngoingAdded to Library 1.1K Times as rumah eyang
Read
+Library
Istri Muda sang Hot Duda

Istri Muda sang Hot Duda

Saat matanya mengedar ke salah satu ruang yang terletak diantara kamar mertua dan kamar adik Ayunda, Elang tertegun dan terdiam untuk beberapa saat. Di sana, di dalam ruang yang tidak bertirai dan tidak berpintu, Elang menyaksikan kelima penghuni rumah tersebut sedang khusu' melaksanakan ibadah pagi bersama, yang dipimpin oleh mertua lak-lakinya. Ada rasa malu dalam diri pria itu. Hidupnya yang bergelimang dengan harta justru membuat dia melupakan rasa syukur yang sebenarnya. Elang pun bergegas ke kamar mandi dan untuk beberapa saat dia terdiam di sana dengan segala pemikiran yang sedang berkecamuk hebat.
1045.3K viewsCompletedAdded to Library 996 Times as rumah eyang
Read
+Library
Asmara untuk Abinawa

Asmara untuk Abinawa

, pikirku polos. Aku keluar dan berjalan di samping Ayah untuk masuk ke dalam rumah orang yang bernama Eyang ini, di dalamnya terlihat ada banyak orang dengan penampilan mengesankan dimana hampir semua laki-laki memakai kemeja rapi dan jas serta rata-rata seperti sosialita yang dari ujung kepala memakai barang-barang branded. Aku masih terus memandangi semua orang di dalam rumah ini sampai akhirnya mataku tak sengaja bertatapan dengan seorang perempuan renta yang terduduk di atas kursi roda, perempuan tua itu memakai baju yang menurutku harganya pasti mahal, badannya terlihat kurus namun wajahnya masih terlihat segar dengan garis wajah yang tegas dan tatapan mata yang tajam.
2.2K viewsOngoingAdded to Library 43 Times as rumah eyang
Read
+Library
Hajatan di Rumah Ibu

Hajatan di Rumah Ibu

tanyaku, berusaha mengalihkan perasaan yang mulai menguasai hati. "Bu, tadi waktu kami pulang sekolah, kami lewat depan rumah Nenek. Di sana ramai sekali, Bu," kata Adnan penuh semangat. "Benar, Bu," sahut Malik, putra keduaku yang berusia sembilan tahun. "Kayaknya Nenek lagi ngadain hajatan. Banyak makanan di sana." "Bu, Ami lapar," celoteh Ami, putra bungsuku yang baru berusia tujuh tahun. "Kita ke rumah Nenek, yuk! Kata Ibunya Diah, Nenek motong banyak kambing,"
101.7K viewsOngoingAdded to Library 33 Times as rumah eyang
Read
+Library
Di Balik Bayang-Bayang Keluarga

Di Balik Bayang-Bayang Keluarga

Sementara itu, di Pulau Lang, Nilano, di kediaman Keluarga Viandra. Di luar, badai petir mengamuk. Di ujung lantai tiga kediaman itu, di loteng sempit yang dulunya milik Erianna, Devan duduk di lantai yang kosong. Di sini sangat dingin, seperti gudang es. Sulit dipercaya bahwa di kediaman semewah ini, ada sebuah ruangan yang sama sekali tidak memiliki pemanas.
4.9K viewsCompletedAdded to Library 160 Times as rumah eyang
Read
+Library
PREV
1
...
34567
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status