Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Warisan Kuno: Kembalinya Sang Pewaris

Warisan Kuno: Kembalinya Sang Pewaris

Misteri di Balik Kemewahan Mereka tiba di sebuah mansion besar di pinggiran kota, tersembunyi di balik pagar tinggi dan pepohonan rimbun. Begitu masuk, interiornya dipenuhi perabotan klasik yang mewah, menunjukkan betapa berkuasanya pemilik rumah ini. “Baiklah,” kata Raka sambil menjatuhkan diri di sofa empuk. “Siapa sebenarnya dia?”
4.3K viewsCompletedAdded to Library 166 Times as rumah jawa kuno
Read
+Library
Man Legend: Dewa Pelindung & Titisan Ratu Selatan

Man Legend: Dewa Pelindung & Titisan Ratu Selatan

bisa dikatakan berbeda fase tahapan kehidupan menurut mitologi Jawa. Kanjeng Ratu Kidul memiliki kuasa atas ombak keras samudra Hindia dari istananya yang terletak di jantung samudra. Menurut kepercayaan Jawa, ia merupakan pasangan spiritual para Raja dari Mataram Hingga para Raja keturunannya di Surakarta dan Jogja, dimulai dari Panembahan Senapati. Namun, kini ia dipandang sebagai ibu spiritual para Susuhunan Surakarta maupun sultan jogja. Kedudukannya berhubungan dengan Hutan Krendhawahana dalam pewayangan disebut Alas Setragandamayit/Dandangmagore Kahyangan atau tempat tinggal bersemayam berstananya Batari Durga Permoni.
10767 viewsOngoingAdded to Library 16 Times as rumah jawa kuno
Read
+Library
Sang Penari Pujaan Hati

Sang Penari Pujaan Hati

pamit pria berbadan kurus dengan tinggi sekitar 165 cm. "Monggo, Mas. Sekali lagi, terima kasih." Cepat, Jelita mengambil tasnya dan menjalankan motor menuju alamat yang diberikan Mahesa tadi. Sepanjang perjalanan berdoa dalam hati agar dilancarkan dan pekerjaan itu bisa diperolehnya. Sekitar dua puluh lima menit, setelah ada drama nyasar dan kemacetan, Jelita sampai pada sebuah rumah bergaya kuno. Masih mempertahankan bentuk joglo, rumah adat suku Jawa.
104.7K viewsCompletedAdded to Library 178 Times as rumah jawa kuno
Read
+Library
Tetangga Manisku

Tetangga Manisku

Tidak seperti kebanyakan kamar dalam arsitektur Jawa yang lebih sempit dan hanya berisi tempat tidur dan lemari pakaian saja, kamar-kamar di rumah buliknya hampir semuanya luas dan memiliki perabotan yang lengkap selain dilengkapi dengan kamar mandi di dalam. Rumah ini selintas sangat mirip dengan model rumah Jawa kuno, Limasan. Namun di dalamnya bisa dikatakan perpaduan berbagai gaya, sehingga terkesan unik. Nana-lah yang mendesain rumah ini. "Mana Nana?" Kanjeng Mami bertanya dan mendekatinya begitu melihat Kania datang seorang diri. "Nana sedang telepon Bulik." Kania menunjuk pada sepupunya yang masih sibuk dengan gadgetnya.
1015.6K viewsCompletedAdded to Library 498 Times as rumah jawa kuno
Read
+Library
Setelah 17 Tahun

Setelah 17 Tahun

Nadine kesal sendiri sambil melihat pemandangan kotaGede. Nadine melihat rumah tradisional memiliki ciri atap joglo dengan atap meninggi atau memuncak di bagian tengah yang disebut brunjung dan konsul kayu berukir yang disebut bahu dhanyang. Hal yang menarik yaitu halaman rumah-rumah lama di Kotagede biasanya dibatasi dengan pagar tembok yang tinggi dengan satu regol utama, sehingga jalan-jalan di perkampungan diapit oleh pagar-pagar tersebut. Bangunan joglo pada periode Jawa Hindu memiliki ornamen berupa ukian daun-daunan , sulur-suluran, bunga teratai, dan gambar binatang. Kemudian, bangunan Joglo periode Jawa-Islam memiliki ukiran dengan ornamen kaligrafi Islam. Sementara itu, joglo perio
107.7K viewsCompletedAdded to Library 176 Times as rumah jawa kuno
Read
+Library
When I Was Blind

When I Was Blind

Jika tidak ada Arum, apa Mbah Uti tetap bisa menyulam dengan tenang dan berjualan kue dengan baik? Sementara Boy juga terpaku memandang rumah joglo di hadapannya. Nuansa Jawa klasik tampak jelas dari rumah itu. Bentuk rumah, ukiran, serta suasana sekitarnya, sangat mirip dengan contoh rumah adat yang ada di peta-peta Indonesia. Dari halaman rumah yang masih terawat dengan baik, Boy simpulkan nenek Arum masih hidup dan sehat-sehat saja detik itu. “Boy, aku takut. Apa Mbah Uti akan mengenaliku?”
103.4K viewsOngoingAdded to Library 78 Times as rumah jawa kuno
Read
+Library
Gagal Menikah Akibat Guna-guna

Gagal Menikah Akibat Guna-guna

Yogi Bramasta melanjutkan berjalan ke arah warung sementara Safitri terus membuntuti dari belakang. Warung itu terletak di pinggir jalan yang masih satu pekarangan dengan rumah milik Yogi Bramasta, antara warung dan rumah terdapat halaman luas yang biasanya dipakai untuk menjemur gambar. Rumah dengan arsitektur Jawa klasik dengan panjang dua belas meter dan lebar dua puluh meteran itu sangat luas, bahannya terbuat bata kombinasi kayu jati lawasan. Konon rumah tersebut sudah ada sejak beberapa generasi sebelumnya tanpa perubahan berarti.
10397 viewsOngoingAdded to Library 7 Times as rumah jawa kuno
Read
+Library
Red in Us

Red in Us

Namun, Katha tak mau mengakui itu di depan Rabu. “Sama-sama,” ucap Katha akhirnya setelah balas menyikut lengan Rabu. “Rumah eyangnya Mbak bagus banget lagi,” komentar Bening. Dia mengamati dinding rumah yang dicat seperti kayu. Eyang Mar—ibu dari mama Katha—memang ingin menghidupkan suasana rumah khas Jawa. Akan tetapi karena ingin menjaga kekukuhannya, dinding tetap dibuat dengan batu bata dan semen, lalu dicat dengan motif kayu. Akan tetapi, bila dilihat dari luar, penampilannya terlihat sama seperti rumah-rumah khas Jawa. Oleh karena itu, para pelanggan eyang Katha, suka sekali berkeliling di sekitar rumah ketika membeli tembikar. Mereka bilang rumah eyang terasa hangat, bahkan meski han
1018.4K viewsCompletedAdded to Library 385 Times as rumah jawa kuno
Read
+Library
Revenge

Revenge

imbuh Randu membuat Gita kecut. “Aku benar tak tahu rumah yang kamu maksud,” kata Gita mencoba tenang. Selama di penjara dia sudah belajar banyak untuk mengelola emosinya. Sehingga dia tak lagi meledak-ledak. “Kamu tak tahu rumah itu? Aneh,” desis Randu. Tak mungkin Gita tak tahu rumah yang begitu besar itu. Rumah yang sangat mencolok. Karena dia berarsitektur Jawa di antara bangunan modern di sana.
104.9K viewsCompletedAdded to Library 143 Times as rumah jawa kuno
Read
+Library
Mata Ketiga

Mata Ketiga

Bertemulah sepasang suami istri itu dengan Mbah Parjo yang sempat menolongnya. Mbah Parjo mengajak Pak Bachtiar dan istrinya ke rumahnya di daerah Pasar Kliwon, Solo. Sebuah gerbang besar dilewati mobil yang ditumpangi ketiga orang itu, lalu berhenti di depan rumah Joglo besar, rumah adat Jawa kuno. Pak Bachtiar turun dari mobil dan melihat sekelilingnya. Dia melihat sebuah rumah yang dikelilingi tembok besar dan tinggi, seperti benteng. Halaman cukup luas di depan rumah. Sementara itu, ada beberapa pohon besar berada di sekitar rumah. “Ayo masuk ....” ajak Mbah Parjo.
2.4K viewsOngoingAdded to Library 75 Times as rumah jawa kuno
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status