TERPASUNG CINTA PALSU
Merri menatap mamanya, “Ma, jika kita mampu menata hati kita, tidak mengumbar emosi, ikhlas menerima apa yang digariskan Tuhan dan menikmatinya, secara tidak sadar kita telah belajar menahan sabar."
“Emosi marah memunculkan akar kebencian yang terus digerus oleh dengki dan amarah, bisa saja mempermalukan diri kita. Seperti yang tadi Merri katakan jika kita mampu menata hati tanpa mengumbar emosi, ikhlas secara tidak sadar kita telah belajar sabar.Ternyata sabar itu tidak mudah , bukan dengan mencarinya tapi dengan mencoba. Mencoba sabar." Kata ibu Anna.
“Ma, apakah mama bahagia?”
Capítulos Populares