Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
SUJUD TERAKHIR EMAK

SUJUD TERAKHIR EMAK

“Mbak, jangan bicara begitu. Almarhumah sayang sekali sama kalian. Aku datang ke sini justru karena ingin berbagi, bukan buat memperkeruh.” Rini mendengus, lalu memalingkan wajah. “Berbagi? Hm, lucu. Kamu pikir bawain nasi kotak sama sayur begini bisa nutup rasa sakit hati? Kamu salah, Sita. Sangat salah.” Hening menyelimuti teras. Angin siang berhembus, membuat tirai jendela bergerak perlahan. Sita menunduk, matanya berkaca-kaca, tapi ia masih menahan diri.
4.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 100 kali sebagai sajak lucu
Baca
+Pustaka
Terpaksa Menikahi Atasanku

Terpaksa Menikahi Atasanku

Diam-diam ia menarik napas panjang dan akhirnya membuka mulut. "Sebelumnya saya minta maaf, Pak. Dan soal ucapan saya tadi… saya minta maaf." Wajah Latisha dipenuhi rasa bersalah. "Saya tidak bermaksud untuk—" "Meledek saya?" Latisha menggigit bibir bawahnya. Kalau dipikir-pikir, lelucon tentang ‘perjaka tua’ dan ‘jomblo abadi’ memang keterlaluan. Tapi di tim mereka, candaan semacam itu seperti sudah jadi biasa.
108.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 196 kali sebagai sajak lucu
Baca
+Pustaka
Terjerat Takdir Tuan Saka

Terjerat Takdir Tuan Saka

suara Saka pelan, namun dinginnya seperti pisau. "Aku menagih janji! Tuan janji akan menikahi aku!" seru Sarah. "Saya janji?" gumam Saka sinis, menoleh sedikit ke samping seraya tertawa tipis. "Jangan terlalu percaya dengan halusinasi kamu sendiri, Sarah." "Kamu pikir saya mau menikahi makhluk oportunis yang modalnya hanya wajah dan mulut manis seperti kamu?" Saka menyeringai tipis, penuh sinis.
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai sajak lucu
Baca
+Pustaka
Salah Pilih Istri

Salah Pilih Istri

Saka menepis tangan Hendra. "Kok tumben omongan lo bagus, Ka. Kesambet apa tadi?" "Nggak bisa ya, bilang iya aja gitu, buat nyenengin temen sendiri." Saka sewot sendiri. Namun, sedetik kemudian mereka tertawa menyadari kekonyolan yang dibuat hingga keduanya memegang purut yang terasa kram akibat terlalu banyak tertawa.
106.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 141 kali sebagai sajak lucu
Baca
+Pustaka
Istri sempurna ciptaan CEO kejam

Istri sempurna ciptaan CEO kejam

Sania membuang wajahnya ke samping seperti anak kecil yang merajuk. Luke terkekeh melihat tingkah lucu Sania. Itu malah membuat Luke ingin terus menggoda Sania. "Kenapa tidak, kau masih kecil di mataku." "AKU BUKAN BABI!" Pekik Sania kesal, wajahnya merah padam menahan malu karena di telinga Sania sebutan yang baru saja Luke ucapakan terdengar seperti hewan merah muda yang tidak ia sukai.
102.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai sajak lucu
Baca
+Pustaka
JODOHKU DOSEN HYPER

JODOHKU DOSEN HYPER

Senyum samar tercetak disana. "Lucu sekali! " to be continued
1039.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai sajak lucu
Baca
+Pustaka
Posessive Husband

Posessive Husband

jelas Sagara dengan frustrasi. Arga tertawa kecil, mencoba menahan diri agar tidak terlalu terbahak-bahak. “Bro, gue kasih tahu ya. Itu kayaknya dia lagi nyobain sesuatu, entah mau ngeprank lu atau bikin lu keluar dari zona nyaman.” “Kalau itu prank, sumpah nggak lucu. Gue hampir gila di apartemen tadi,” balas Sagara dengan nada datar.
10773 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai sajak lucu
Baca
+Pustaka
Maju Mundur Kena Duda Anak Satu

Maju Mundur Kena Duda Anak Satu

sahut Jiya sambil terkekeh. “Kamu mah emang seneng banget kalau lihat teman sengsara,” ketus Dila yang benar-benar kesal mendengar sahutan Jiya. “Sengsara gimana, emangnya kamu nggak pengen sekali-sekali ngerasain BAB di resort mewah seperti itu?“ kelakar Jiya. “Memangnya ada bedanya BAB di toilet mewah sama BAB di toilet biasa?“
1010.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 340 kali sebagai sajak lucu
Baca
+Pustaka
LEGENDA PENDEKAR MABUK

LEGENDA PENDEKAR MABUK

“Kau masih punya nyali rupanya!” “Sebenarnya tanggung kalau hanya kamu. Aku ingin gurumu sekalian yang datang!” tantang Saka. Orang di depan tertawa terbahak-bahak. “Punya ilmu secuil saja sudah merasa hebat. Mampus di tanganku saja sudah beruntung! Seekor tikus tidak akan mampu melawan gunung!” “Seekor tikus bisa melubangi gunung!” balas Saka sambil mengekeh lalu meneguk tuak.
1032.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 985 kali sebagai sajak lucu
Baca
+Pustaka
Bangkitnya Istri Kaya yang Terluka

Bangkitnya Istri Kaya yang Terluka

Kataku tulus. "Ehem. Sama-sama. Bayarannya jangan lupa nanti malam ya. Aku kan sekarang pengangguran, jadi cuma berharap belas kasihmu untuk bertahan hidup!" Kami tergelak. Ada yang terasa nyeri meskipun Saka hanya bercanda. "Tenang saja, Pak Saka. Saya bayar dobel nanti malam!" Kedipku manja. "Alhamdulillah!" Saka tertawa lebar. Aku segera meninggalkannya sendirian.
109.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 250 kali sebagai sajak lucu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status