BATARI
Ia bisa merasakan tatapan lapar pria itu menembus kaca.
Seketika, aroma mawar yang ganjil mulai merayap di indra penciuman Victor, meski ia berada di luar ruangan. Batari melirik ke arah kaca, memberikan senyuman tipis—senyuman yang sangat lambat, sensual, namun menyimpan aura kematian yang pekat.
"Kau mau main-baik, Victor?" bisik Lenka dari dalam batin Batari, suaranya bergetar dalam sel-sel tubuhnya.
인기 회차