ENAK, PAK DOSEN!
“Benar, Mas. Selama lima hari ini, Sagara melakukan banyak terapi dari pagi sampai siang, dan hasilnya benar-benar tidak mengecewakan. Mas tahu? Sagara bahkan ditangani langsung oleh dokter senior ahli saraf, loh.”
“Oh ya?”
“Ya, Mas.” Diana mengangguk. “Senior itu ternyata juga pemilik rumah sakit ini. Dia menangani Sagara bersama anak sulung dan istrinya, yang juga dokter spesialis saraf. Keren banget pokoknya, Mas.” ucap Diana mengacungkan dua jari jempolnya.
Damar mendengarkan penjelasan Diana dengan penuh antusiasme, namun perhatiannya perlahan teralihkan pada Ara yang sedang sibuk membereskan sisa makanan Sagara.
Hot Chapters