Diabaikan! Mati Satu, Tumbuh Seribu!
"Ayo, panggil orang itu. Kalau memang ada orang seperti itu, aku makan gelas ini! Tapi kalau nggak ada, kamu tahu diri saja. Keluar dari sini dan jangan pernah bermimpi untuk menumpang sama keluarga kami lagi!"
Mendengar ucapannya, aku hanya bisa menghela napas pelan.
Sejak pertama kali aku bertemu Sagara sampai sekarang, dia terus saja mencari masalah sendiri. Seperti ungkapan yang sering dikatakan orang, kesalahan dari langit masih bisa dimaafkan, tapi kesalahan yang dibuat sendiri tidak akan terampuni.
Ini semua ulahnya sendiri!
"Kalau memang ada orang yang mau kerja sama denganku, kamu akan makan gelas itu. Itu katamu sendiri."