Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sangkur Pora

Sangkur Pora

Nasi sup khas Banjar. Dengan penuh semangat, kumasukkan suap demi suap menu yang sering disajikan Emak pada hari spesial itu. Biasanya Emak menyediakan nasi sup khas Banjar ketika perayaan hari besar Islam. Entah itu lebaran atau maulidan. Mas Brian juga menyantap dengan lahap, tetapi ia tak menyentuh sate ayam miliknya. "Kok satenya gak dimakan, Mas?"
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 99 kali sebagai santet banaspati
Baca
+Pustaka
Kuranji

Kuranji

Kuranji bertanya dengan bahasa yang sopan. Tetua kampung terkekeh pelan. “Oh, tidak. Hanya saja … awak teringat kata orang tua dulu. Konon, Kuranji dikenal sebagai bunga yang hanya mekar dua belas tahun sekali.” “Saya baru mendengarnya hari ini,” sahut Kuranji sambil menyesap teh secang yang berwarna merah. “Itu cuma cerita dari mulut ke mulut. Awak pun belum pernah melihatnya.”
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai santet banaspati
Baca
+Pustaka
RAVANGGHEA

RAVANGGHEA

’’ Dumel Pria dengan ciri khas Headphone yang selalu bertenger di lehernya. ‘’Lah? Lo ga tau si Celo kan berangkat bareng sama ciwi cantik.’’ Sahut Pria yang memiliki ciri khas memakai bandana merah, dengan rambut hitam lebat, tindik di telinga sebelah kiri, dan cincin di telunjuknya. ‘’Apa hubungan-nya malih???’’ ‘’Celo kan berangkat bareng cewek, otomatis dia juga ngantin duluan bareng tu cewek.’’ Balasan Random itu dibalas dengusan oleh Edwin.
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai santet banaspati
Baca
+Pustaka
Prabu

Prabu

pintanya. “San...” Prabu tak sanggup meneruskan kalimatnya. “Hahahaha, lihat wajahnya itu. Heh, pecundang! Memangnya siapa yang disini mau berteman dan dekat dengan kasta terendah?” ejek Bagas. “Salahkan ibumu yang hanya bekerja sebagai pembantu dan hidup miskin,” sahut Jun. “Heh sialan! Gara-gara kamu aku harus membayar satu juta ke Santi. Kenapa pecundang sepertimu mudah jatuh cinta, hah!” teriak Adi.
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai santet banaspati
Baca
+Pustaka
WARUNG TENGAH MALAM

WARUNG TENGAH MALAM

Makhluk yang berbentuk seperti bola api besar yang melayang-layang di dekat warung, apinya sangat panas hingga membakar daun-daun dari pepohonan di kebun seberang warung. Banaspati adalah suatu pertanda, bahwa ada seseorang yang sedang mengirimkan ilmu hitam berupa santet kepada seseorang. Kemunculannya adalah suatu penanda awal santet itu dikirimkan, dan setelah banaspati muncul di rumah sang target, biasanya mereka yang menjadi targetnya akan langsung sakit parah, namun penyakit yang diderita oleh korban tidak akan terdeteksi oleh medis.
9.8683.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16.4K kali sebagai santet banaspati
Tampilkan Ulasan (174)
Baca
+Pustaka
Astri Kurniasih
saya sudah tamat baca ini ya sama kutukan leluhur juga, buka pake koin berbayar Dannnn, setelah beberapa lama(berbulan2) saya mau nostalgia baca ulang, tau ga mas othor saya mesti buka lagi pake koin, semua kekunci lagi... plis atuh lah saya waktu itu buka koin pake uang bukan pake daun... KECEWA
pujangga manik
jangan lupa baca karya terbaru saya ya SEHARUSNYA KAU IKUT MATI ekslusif di Goodnovel baca juga karya saya yang lain WARUNG TENGAH MALAM (tamat) KUTUKAN LELUHUR (tamat) KAMPUNG HALIMUN (tamat) support terus ya, Terima kasih
Baca Semua Ulasan
Pendekar Tangan Iblis

Pendekar Tangan Iblis

Ki Janggan Nayantaka menaikkan nada bicaranya. "Kakek tua, berani sekali kau mengatakan hal tercela seperti itu. Kukira mulut tuamu sudah diberikan pelajaran khusus dari kedua orang tuamu. Atau kau memang terlahir dengan mulut kotor seperti itu?" Banaspati, pemimpin para siluman perompak menyindir Ki Janggan Nayantaka. "Biar kubunuh si muka hancur ini!" Arya Santanu sampai turun dari kuda dan bergegas ingin menyerang.
1032.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai santet banaspati
Tampilkan Ulasan (15)
Baca
+Pustaka
Gandi 08
Arya Santanu dan Asura bikin penasaran. mereka berdua bakal gimana tuh? Apalagi ternyata si Arya Santanu ternyata titisan dari pangeran Aji Sangkala. Terus Asura juga ternyata raja dunia bawah. Lanjut Thor, ditunggu
Djisamsoe
Salut aku Ama author yang bikin Fantasi Nusantara, atau pendekar Nusantara, sementara aku sendiri benar-benar tidak faham dengan Fantasi Nusantara, dan lebih faham dengan Fantasi Timur. Hahaha... Semangat Thor untuk karya lokal, semoga bisa bersaing dengan karya luar. Good luck ...
Baca Semua Ulasan
DUKUN 99

DUKUN 99

Bermodalkan pengetahuan bahwa Banaspati gila hormat dan rakus pujian, Bapak terus menaikkan penyembahan. "Banaspati yang mulia, Banaspati yang perkasa. Kubawakan makanan untuk kalian. Mohon jangan menyerang kami." Ada satu Banaspati yang paling besar. Ia lebih mirip pendaran api daripada bola-bola api. Ia bergerak mendekati Bapak. Membuat napasku bertalu-talu. Membayangkan bagaimana jadinya jika ia melabrak Bapak.
108.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 206 kali sebagai santet banaspati
Baca
+Pustaka
Pekik Ketakutan

Pekik Ketakutan

Suara dengungan puluhan ribu baling-baling kecil semakin deras terdengar. Ibu Manajer bersiap. Dari tengkuknya ia mengambil sebuah senjata pusaka berelemen api, Cemeti Banaspati. Senjata itu tersimpan secara gaib di tulang punggungnya. Panjangnya sekitar 2,5 meter.
106.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 171 kali sebagai santet banaspati
Baca
+Pustaka
Pengantin Bangsawan Yang Kubenci

Pengantin Bangsawan Yang Kubenci

“Dari anggur ke selai? Itu langkah putus asa—atau jenius, tergantung bagaimana pasar menanggapinya.” “Tapi omsetnya meningkat,” sahut yang lain. “Produk itu langka, dibuat terbatas. Bahkan beberapa bangsawan dari utara sudah memesan.” Gelombang kecil percakapan berputar di antara mereka, menyebar seperti parfum mahal di udara pesta. Nama Sebastian Devereux disebut berulang kali—setengah kagum, setengah sinis.
8.93.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 119 kali sebagai santet banaspati
Baca
+Pustaka
Santet Pengantin

Santet Pengantin

Sosok tak kasat mata itu tak lain adalah Ganendra, suami gaib Rasti sekaligus jelmaan iblis sekutu Mbah Kromo. "Bagus, Rasti. Keluarkan pesonamu, jerat semua lelaki dengan pesona susuk emas milikmu itu, tundukkan mereka dengan mata dan keindahan tubuhmu itu. Jadilah budakku seutuhnya, jadilah budakku yang sesungguhnya. Hahaha!" Ucap Ganendra lantas menghilang dari tempat itu. ***
1017.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 529 kali sebagai santet banaspati
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status