Terjebak Gairah Liar Tante Sarah
“Ada apa emangnya?”
Tante Sarah tersenyum, duduk di sampingnya dengan santai. “Gak ada apa-apa, Luk. Tante cuma kangen aja.”
Luki menghela napas panjang dan menggeleng. “Ya Allah, Tan… kalau cuma kangen, kan malam juga bisa. Pagi-pagi gini aku belum sempat sarapan, belum juga siap-siap kerja.”
Tante Sarah memiringkan kepala, menatapnya dengan tatapan lembut tapi tegas. “Kalau Tante maunya pagi, ya harus pagi. Aku gak mau nunggu sampai malam.”