Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sangkar Kupu-kupu

Sangkar Kupu-kupu

Balas ibu “ bapak besok kemana emangnya?” Tanya Jenar “ ke Korea Selatan.” Jawab bapak “wiiiihhhh keren, Jenar mau ikut dong pak.” “ ih curang, kan kamu sekolah dek.” Ucapku “ tau ih, moso kamu mau bolos seminggu.”sambung mas Rama “ iya ih, nanti ketinggalan banyak pelajaran lho, belom lagi kalau ada ulangan, yang lain nanti pada istirahat, terus kamu doang nanti yang ulangan di jam istirahat.” Sambung balaram
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai sarang kelinci
Baca
+Pustaka
BENDA PENGLARIS

BENDA PENGLARIS

BENDA ANEH PELARIS JUALAN BAKSO Chapter 5 "Pak.. Pak.. " Bu Astuti segera berlari mencari suaminya. "Ada Apa to bu? " "Ini lo pak tadi saya bertemu dengan Wina." "Wina siapa sih bu?" "Wina itu temen ibu SMA dulu pak". " Memangnya ada apa dengan Wina? " Pak Sunandar menghentikan pekerjaan nya sejenak dia sedang mengisi kulit pangsit dengan adonan isian sebagai salah satu pelengkap isian bakso.
3.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai sarang kelinci
Baca
+Pustaka
SENJA YANG KELABU

SENJA YANG KELABU

Sari : Beli dimana? Wina : Dipinggir jalan biasanya ada, sekalian pulang. Sari : Ok, tunggu dikamar saja, kasihan nyamuk aku nanti pada mabok, karena menghisap darah kamu. Wina : Sialan, awas kamu, Sar, oh iya aku nginep ya. Sari : Iya, Wina bawel. tutt..tuttt..tuttt. telpon sudah dimatikan oleh Wina, dalam hati Sari, Wina tahu aku jalan dengan Angkasa, duh pasti dicerewetin.
4.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 116 kali sebagai sarang kelinci
Baca
+Pustaka
Jebakan Sang Kupu-Kupu Malam

Jebakan Sang Kupu-Kupu Malam

Seketika wajahnya berubah cerah melihat Orlena. “Kak Orly, kemarilah. Ayo nonton televisi bersama Mia.” Mia menepuk tempat yang ada di sampingnya. Orlena pun berjalan menghampiri ranjang Max. Kemudian duduk di samping Mia. Tatapan Orlena tertuju pada layar televisi yang ada di hadapan mereka. Dia bisa melihat film kartun tayang di layar televisi berukuran lebar itu. Di dalam film itu ada kelinci lucu dan jahil yang sedang pergi ke taman hiburan. Dia terus dikejar oleh tokoh pemburu yang selalu tertimpa kesialan.
109.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 188 kali sebagai sarang kelinci
Baca
+Pustaka
Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai

Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai

Dia melihat seekor kelinci gemuk yang lucu di antara hadiah-hadiah Tahun Baru yang disiapkannya, jadi dia mengambilnya dan melihatnya, "Apa ini?" "Ini adalah lentera kelinci." Clara berkata, "Aku membeli dua, satu bayi ular dan satu lagi kelinci. Anak-anak pasti suka." Dani mengambil dan melihatnya. Baik itu lentera berbentuk kelinci maupun ular, para pedagang membuat keduanya tampak lucu sekaligus meriah. Dani berkata, "Aku juga berpikir Tania akan menyukainya, terima kasih."
8.58.7M DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 252.8K kali sebagai sarang kelinci
Tampilkan Ulasan (1356)
Baca
+Pustaka
Ella
dari semua novel yg aku ikuti, this is the worst sih. menang penasaran aja sama si clara nya, jd sometimes baca lagi. tp setelah sekian lama baca lagi, im so done. may be next month baru baca lagi. atau setelah tamat aja. novel ini ga cocok di aku krn alurnya super duper lambat
Rea Atha Rahezja
dari pertengahan tahun lalu aku baca, aku yg kursus bahasa jerman A1 sampe sekerang b2 aku udah lulus ujian masih aja blm cerai huhu, belum nanti mungkin cerita paca cerainya masih akan pangjang ...... maaff pamit mundur diri, tahap dimana menemukan titik jenuh membaca sebuah karia, huhu
Baca Semua Ulasan
Gelang Langit

Gelang Langit

“Tapi mungkin kalian yang pertama datang tanpa niat mencuri.” Ia membuka gulungan itu perlahan. Di permukaannya tergores ukiran simbol: sebuah gelang bulat dari kayu, berpola seperti akar pohon yang membelit, mengitari lingkar luar. Ada pula gambar burung-burung terbang menjauh dari pusat gelang, seolah menghindar. Rakasura menatapnya lekat. Ada getaran halus di dadanya.
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai sarang kelinci
Baca
+Pustaka
Tiga Mayat Satu Takdir

Tiga Mayat Satu Takdir

Kurcaci menawarkan perisai, elf menyanyikan lagu sihir, bahkan ras kelinci—makhluk kecil berbulu dengan mata besar—berlarian di gang, menjual pernak-pernik kristal. “Kurcaci lucu, ya,” kata Sarah saat mereka duduk untuk makan malam di restoran penginapan, tertawa mengenang kurcaci yang marah karena ditawar rendah. “Tapi entah kenapa, aku cuma ingin tertawa.” “Ras kelinci lebih lucu,” tambah Murphy, tangannya terus mengelus pedang barunya dengan penuh cinta. “Aku tak nyangka melihat mereka di sini. Ini seperti mimpi!”
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai sarang kelinci
Baca
+Pustaka
Sang Penguasa

Sang Penguasa

Selama itu juga Fang sesekali menangkap hewan-hewan gaib berukuran kecil seperti seekor kelinci yang memiliki empat telinga panjang juga kulit hitam dan putih yang menjadi satu dan enam kaki. Kelinci itu dikenal luas sebagai Kelinci Bulu Campuran. Mereka sering ditemui di kekaisaran Yang, tidak sulit untuk menemukan keberadaannya. Fang juga sering memakan seekor ayam hutan yang memiliki dua ekor panjang juga dua kepala. Hewan gaib itu sejenis Ayam Kepala Dua.
8.9681.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27.3K kali sebagai sarang kelinci
Tampilkan Ulasan (152)
Baca
+Pustaka
putriutara13
Numpang promo kak JEJAKA EMAS And The Legend Of The Ten Rings JEJAKA. Anak seorang dewa yang terlahir di muka bumi. Kelahirannya diiringi amukan badai petir yang maha dahsyat. Terlahir bersama seekor Naga Emas yang kemudian menitis dan menyatu kedalam raganya.
Embunayu
Kak author yang baik. ijin promosi novel pertama saya ya Judul: Perjalanan Jati Diri Pendekar Pedang Api cerita: Perjalanan mencari jati diri Pangeran Karna setelah diusir karena dia adalah Sampah. Dibantu leluhur dan Dewa Perang dirinya menemukan inti jiwanya dan menjadi pewaris terkuat
Baca Semua Ulasan
Hilang Untuk Ditemukan

Hilang Untuk Ditemukan

Setelah beres urusannya dengan pakan babi, ia bergegas menuju kandang kelinci, tempat dimana Ara memberi kelinci-kelinci tersebut makan dengan seledri. Di dalam kandang tersebut terdapat puluhan kelinci, namun ada salah satu kelinci berbulu hitam lebat yang memiliki sifat unik. Ia tidak suka jika ada orang datang ke kandangnya, ia tidak suka berkumpul dengan yang lain, ia menghindar apabila ingin dielus. Ia suka berdiam di pojokan kandang—seperti ingin hidup sendiri.
107.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 257 kali sebagai sarang kelinci
Baca
+Pustaka
SUNAN ZUNUNGGA

SUNAN ZUNUNGGA

“Kemana kau akan pergi, kelinci kecil? Apakah kau juga mau meninggalkan aku?” Tentunya si kelinci itu hanya diam dan tak menjawab. Namun, tatapan matanya seolah mengisyaratkan sesuatu. Tiba-tiba saja Pancah Ungu tebersit ide untuk mengikuti arah kemana si kelinci kecil pergi. “Hemmm, bolehkah aku mengikutimu, kelinci kecil?” Meskipun dengan salah satu bagian kaki yang terluka, tetapi kelinci itu cukup lincah menapaki rerumputan dan semak. Hingga membuat Pancah Ungu sedikit kewalahan mengejarnya.
104.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 144 kali sebagai sarang kelinci
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status