Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Fake

Fake

Arya berbicara tegas, pria berusia 30 tahun itu nampaknya sangat kesal dengan kelakuan Laura, semua masalah tidak bisa diselesaikan dengan amarah seperti tadi hanya akan membuat image barnya rusak dan jelek di mata pelanggan. “Pak saya minta maaf jangan pecat saya pak, saya janji nggak bakal buat masalah lagi,” mohon Laura lirih, pekerjaan ini satu-satunya yang menerima dia dengan gaji yang lumayan walaupun Laura masih anak di bawah umur.
2.3K viewsOngoingAdded to Library 54 Times as sarkas
Read
+Library
Rasa

Rasa

Perasaan tidak ada yang hal lucu yang bisa ditertawakan saat itu. “Shttt, perempuan ketawanya gak boleh gitu. Kenapa sih? Perasaan gak ada yang lucu,” ujar Kyra sambil mengeluarkan telunjuknya dan berdiri menghalangi mulut, Kyra memberi isyarat agar Ataya tidak tertawa berlebihan. “Kamu itu lho Kyr, tumben tumbennya banyak ngelamun. Jangan bilang kamu dari kemarin masih kepikiran ya sama-“ pembicaraan Ataya terputus.
104.3K viewsCompletedAdded to Library 120 Times as sarkas
Read
+Library
Sasakala

Sasakala

Dia memang sangat pemalu jika menyangkut perasaan. “ Benar Bu Sri ! Mas Arka ini sudah suka Nyimas dari ngaji iqro’ ! Dulu Mas Arka sengaja gak mau pindah kelompok nunggu Nyimas pindah juga. Tapi waktu Nyimas main kerumah, Mas Arka kayak kucing takut sama Anjing. Cuma dikamar. Paling-paling nguping dipintu. ” Balas Hasta dengan nada mengejek. “ Aku tak suka siapa-siapa saat ini. ” Arka bicara dengan kaku
9.82.9K viewsCompletedAdded to Library 61 Times as sarkas
Read
+Library
RED CROWN

RED CROWN

jelas Cantaka seraya menghela napas panjang. “Memangnya apa?” tanya Saraswati. “Menjadi pahlawan dan mereka memujiku,” kelakar Cantaka. Ucapannya kembali mengundang tawa gelak dari Saraswati, saking lucunya membuat dirinya terkekeh dan kedua matanya tak henti mengeluarkan air mata. “Haha baguslah, teruslah tertawa dan kamu akan berumur panjang.” “Maafkan aku, habisnya apa yang kamu katakan sungguh tak masuk akal,” ucap Saraswati.
108.2K viewsOngoingAdded to Library 309 Times as sarkas
Read
+Library
Sang Kekasih Berambut Merah

Sang Kekasih Berambut Merah

Dalam nada yang jelas dan tajam, dia menjawab, "Selesai. Tidak ada jawaban." Itu tidak mungkin. "Siapa di sana?" Sarkon bangkit berdiri dan mulai berjalan mondar-mandir. Sembari mengabaikan kejengkelan yang tumbuh dalam dirinya, Sanders menatap lurus dengan ekspresi yang sama ketika seseorang menceritakan lelucon buruk kepadanya. Dia berkata dengan nada bosan, "Tampaknya singa betina telah menunjukkan cakarnya."
1.6K viewsCompletedAdded to Library 36 Times as sarkas
Read
+Library
Kubawa Benihmu, Mas!

Kubawa Benihmu, Mas!

Bagaskara tersenyum tipis yang membuat Sarita semakin muak. "Jangan senyum seperti itu, pesonamu sudah menghilang sejak lama, Tuan Bagaskara!" geram sarita yang justru membuat pria itu tergelak. "Aku tidak menyangka sungguh tajam penglihatanmu, Sarita. Atau jangan-jangan ...." Sengaja Bagaskara menunda apa yang ingn dia katakan.
1033.7K viewsCompletedAdded to Library 708 Times as sarkas
Read
+Library
Ibu Muda Jenius: Siapa yang Berani Mengusik Keluargaku?

Ibu Muda Jenius: Siapa yang Berani Mengusik Keluargaku?

“Saya minta maaf jika sudah membuat Anda merasa tidak nyaman sebelumnya.” Sarah menimpali dengan wajah datar, “Saya memang merasa tidak nyaman. Perilaku Anda seperti sudah terbiasa mengatur sesuatu dengan semaunya tanpa mempertimbangkan orang lain lebih dulu.” Suara batuk terdengar tepat setelah Sarah mengucapkan kalimat sarkastis itu. Sang asisten yang kini menjadi pusat perhatian mengatupkan bibirnya dengan rapat untuk menahan tawanya yang hendak keluar.
10877 viewsOngoingAdded to Library 35 Times as sarkas
Read
+Library
Istri Pilihan Untuk CEO Arogan

Istri Pilihan Untuk CEO Arogan

sarkas Asya yang berhasil merubah raut Arsen menjadi takut. Mendengar guyonan Asya, seketika Rissa langsung mendongak untuk bisa menatap Asya yang sedari tadi bertengkar dengan calon suaminya. “Mulutnya mau di karetin dua? Biar spesial pake telur.” Sarkas Rissa pada Asya dan Arsen. Rissa menatap tajam dua orang yang sangat suka ribut dari dulu, dan Rissa lah yang selalu menjadi penengah mereka. Seperti saat ini, mereka diam karena omelan Rissa.
3.2K viewsOngoingAdded to Library 112 Times as sarkas
Read
+Library
Sad Boy

Sad Boy

sela Bryan dengan dada kembang kempis menahan emosi. "Hatcuuu! Kok perasaanku mendadak tidak enak ya," lirih Marco yang tiba-tiba bersin. "Apa?" mulut Serra berbentuk o saking terkejutnya. "Jadi, benar kau gay? Itu sebabnya kau tidak pernah terangsang olehku?" tanya Serra syok. Bryan tersenyum simpul kala Serra menunduk, ia berhasil membuat wanita itu kaget dan yakin pasti akan berhenti menggodanya.
106.1K viewsCompletedAdded to Library 213 Times as sarkas
Read
+Library
Rahasia Cinta sang Mafia

Rahasia Cinta sang Mafia

Arga hanya terdiam menyipitkan mata tanpa berkata apa-apa kepada saryn, setelah itu mendapati Arga yang hanya terdiam saryn kembali angkat bicara. “Baiklah jika memang begitu,” Saryn tertawa seolah dirinya kini begitu jahat dan sinis. “Lihatlah dirimu sebelum kau mengatai orang lain,” tambah Saryn yang t tentu saja cukup untuk membuat Arga mengangkat alisnya seolah mengerti apa yang akan diucapkan oleh Saryn selanjutnya. “Bagaimana mungkin seekor anjing mengatai orang lain sebagai anjing?” ini membuat Arga marah, dan membuat mata Arga seolah sedang menyalah merah.
9.814.8K viewsCompletedAdded to Library 339 Times as sarkas
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status