Rembulan yang Terluka
Berharap rembulan bisa menjadi pendengar setia yang tidak akan pernah berkhianat.
Feesa merapatkan tubuhnya pada jendela, melihat kembali sinar rembulan yang bersinar terang. "Kau masih tetap disana meski terluka, apakah kau ingin mengatakan kepadaku, untuk melakukan hal yang sama?" Feesa tiba-tiba teringat sesuatu, paket kado yang dikirim oleh Saroh.
"Kira-kira apa isinya ya?" Feesa menggoyangkan benda kotak yang setara dengan kardus mie instan. "Tidak ada suaranya," saking penasarannya, Feesa segara mengambil cutter dan merobek paket itu.
الفصول الرائجة