Bukan Suami Sempurna
ujar Manda terkekeh.
"Takdir Allah itu yang terbaik, mungkin awalnya air mata tak terbilang jatuh tak bisa dihitung untuk sebuah kesedihan. Tapi, setelahnya air mata memang jatuh, jatuh untuk rasa yang bernama kebahagiaan. Mungkin untuk itu Allah menciptakan air mata tanpa menghitung jumlahnya karena air mata bisa diartikan sebagai kesedihan dan juga kebahagiaan," ucap Kanaya tersenyum.
"Kamu benar, Nay. Air mata Allah ciptakan, tanpa menghitung jumlahnya," timpal Manda setuju. "Sudah merasa lebih baik? Kalau kita segera pulang, apa kamu sudah mau?"
Hot Chapters