Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Badai Sang Pemberani

Badai Sang Pemberani

Badai sadar: satu kesalahan, nyawanya akan lepas dari raga. Tiba tiba… Babu menyerang. Dengan suara raungan, ia meluncur ke depan, menebas dari kanan ke kiri. Badai menunduk dan berguling di atas pasir, lalu bangkit kembali dengan gesit. Pisau hampir melukai wajahnya.
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai sayang bunda
Baca
+Pustaka
Budak Kesayangan Sang Tiran

Budak Kesayangan Sang Tiran

Dia menuangkan anggur ke dua gelas, lalu mengangkat gelasnya. “Untuk Lysandra,” katanya. “Untuk wanita yang mengajarkanku bahwa cinta lebih kuat dari kutukan mana pun. Untuk wanita yang bangkit dari kematian untuk menyelamatkanku. Untuk wanita yang memberiku putri yang cantik dan masa depan yang cerah. Untukmu, Sayang.”
105.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 108 kali sebagai sayang bunda
Baca
+Pustaka
Bukan Inginku Menjadi Istri Kedua

Bukan Inginku Menjadi Istri Kedua

hardik Indira dengan wajah yang ditekuk. “Bukan begitu, Sayang. Siapa yang tahu akan umur seseorang? Lagi pula, semua yang ada di muka bumi ini tidak ada yang abadi. Pasti akan dipanggil yang kuasa suatu saat nanti,” jawab Bunda. “Iya, aku tahu. Tapi, jangan bahas itu lagi. Kalau enggak putri bunda ini akan marah.” Bunda tersenyum melihat tingkah putri semata wayangnya yang terkesan manja. Gurat bahagia terpancar di wajah wanita paruh baya tersebut.
14.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 429 kali sebagai sayang bunda
Baca
+Pustaka
Jodoh Dari Bunda

Jodoh Dari Bunda

Jangankan ketiga sahabatnya, Biru saja baru tahu beberapa hari yang lalu. “Ada satu hal yang buat gue ingin marah tapi ini memang salah gue.” Mata Biru mulai meremang, tatapannya lurus tanpa berkedip sedikit pun. Rasa bersalah masih menghantuinya. Kenyataannya tentang penyakit Emerald dan meninggalnya sang bunda, membuatnya menyesal. “Bunda, bunda gue udah meninggalkan dunia ini satu Minggu yang lalu!”
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai sayang bunda
Baca
+Pustaka
Bukan Semata Fisik

Bukan Semata Fisik

“Bunda...,” Seucap kata terlontar sesaat ketika untai memori mulai menyatu rekaman samar, Peony Flower adalah Bunga kesukaan Bundanya sendiri, dia tersenyum saat ingatannya sedikit memulih dan perlahan mengembalikan memori yang hilang.
1010.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 280 kali sebagai sayang bunda
Baca
+Pustaka
Ketika Janda Ketemu Duda

Ketika Janda Ketemu Duda

Meysha menoleh menatap sang bunda yang memang tampak pucat, dia sedih karena bundanya sakit dan harus memaksakan diri menemaninya beli baju untuk pentas. Didorong perasaan sayang yang besar kepada sang bunda dan juga kasihan dengan mami kandungnya, Meysha pun berteriak, “Mamiiiii!” Kaki Cindya yang hendak naik ke dalam mobil berhenti, dia menoleh ke asal suara. “Mami tunggu!” Meysha berseru tapi langkahnya tetap pelan berada di sisi sang bunda. “Bunda, Caca beli bajunya sama mami aja … Bunda pulang aja terus istirahat ya.”
10431.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12.1K kali sebagai sayang bunda
Baca
+Pustaka
Sayangilah Aku

Sayangilah Aku

Wanita yang dulu dia anggap pahlawan, tapi kini justru menghilang entah kemana, membuatnya harus berjuang hidup sendiri tanpa sosok ibu dan selalu kesepian akan rasa rindunya akan ibunya tersebut. Aarav menunduk. Air matanya tumpah membasahi wajahnya. Dia terus saja menangis dan dadanya terasa sesak. Karena tidak tahan dengan rasa sakitnya, Aarav pun menyandarkan kepalanya dan memejamkan matanya sembari menangis. "Ma, Mama ke mana? Kenapa tidak pernah pulang? Mama jahat. Aku benci Mama," racaunya sambil meneteskan air mata.
104.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 134 kali sebagai sayang bunda
Baca
+Pustaka
Janda Kembang

Janda Kembang

ucap Reyhan. "Bukankah buaya hanya setia dengan satu pasangan?" tanya Saras. "Nah tuh, kamu mau ngomong apa lagi? Semua ucapanmu terbantahkan oleh Mbak Saras," jawab Radytia sambil menyeringai menatap Reyhan. "Kau memang kurang ajar, kau selalu menang di segala hal dariku, tapi aku rasa kau tak akan bisa memiliki Saras, karena Saras tak tertarik padamu."
106.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 213 kali sebagai sayang bunda
Baca
+Pustaka
JANGAN PERGI BUNDA

JANGAN PERGI BUNDA

“Bunda!” “Iya sayang, ada apa?” tanya Miranti tersenyum. Dalam hati dia bahagia karena sudah bisa melewati kesulitan hidup sampai sejauh ini. Putri kecilnya kini tumbuh menjadi gadis kecil yang lincah dan cantik.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai sayang bunda
Baca
+Pustaka
AEONIAN : Yang Pernah Terjadi Akan Abadi

AEONIAN : Yang Pernah Terjadi Akan Abadi

pinta bunda “Iya, bunda” jawab Alana yang kemudian langsung menuju kamarnya Setelah siap semuanya, Alana pergi menuju meja makan untuk sarapan telur mata sapi yang sudah disiapkan bunda. Lalu, Alana berpamitan serta mencium tangan ayah dan bunda “Alana berangkat dulu ya yah, bun” ucap Alana sambil bersalaman “Iya, hati-hati” jawab ayah Alana
107.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 206 kali sebagai sayang bunda
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status