Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
SENYAWA

SENYAWA

Saat itu juga pertama kali Varo menyesali ucapan yang keluar dari mulutnya. “Shit!” umpatnya dalam hati. “Ya sudah, kita jalan.” Varo pun menyalakan mesin mobilnya, mengendarainya dengan kecepatan sedang, meninggalkan perkantoran yang sudah sangat sepi saat jam sudah menunjukkan pukul enam tiga puluh.
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai scurry
Baca
+Pustaka
ESCAPE

ESCAPE

ujar Kevin yang hanya ditanggapi Ranti dengan senyuman, tapi pemuda itu sempat menawarkan untuk pergi bersama namun Ranti menolak karena ia memutuskan untuk sedikit berberes-beres saja dirumah. Dan Kevin pun akhirnya izin untuk pergi sementara waktu, pemuda itu ingin melihat-lihat apakah ada perkerjaan yang bisa ia cari disana. Dan Kevin menemukan sebuah toko buku yang terlihat lumayan sepi di dalamnya, namun pemuda itu berubah menjadi sangat bersemangat saat depan pintu toko menempel sebuah kertas pengumuman yang bertuliskan jika mereka sedang membutuhkan karyawan untuk kerja part time. Tetapi kebahagiaan itu berubah menjadi rasa kecewa disaat ia baru saja diberitahu jika toko buku itu suda
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 111 kali sebagai scurry
Baca
+Pustaka
The Scars

The Scars

Punggung perempuan ini terlihat ringkih dari belakang dengan rambut panjangnya yang tergerai. Kaluna menatap sebuah tanda dipojok kanan bawah, sebuah sign berbentuk huruf D tergambar jelas disana. Entah kenapa kertas yang terlihat usang itu bisa nampak lebih berharga setelah ditorehkan gambar yang indah. “Gak mungkin punya mas Tono kan,” monolog Kaluna.
108.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 238 kali sebagai scurry
Baca
+Pustaka
DAISY

DAISY

“Daisy, tunggu!” Panggilan itu terus saja terdengar dan Daisy berusaha mengabaikan dengan mempercepat langkah kakinya. Berharap sebuah taksi cepat datang. Sial sekali, jalan yang ia lalui begitu sepi, Daisy harus berlari dari kejaran Layton. Tetapi, sangat percuma. Dengan mudah Layton menangkap Daisy. “Kau mau ke mana, Sayang?” “Aku ingin pulang!” sentak Daisy.
105.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 171 kali sebagai scurry
Baca
+Pustaka
SEQUOIA

SEQUOIA

"Sangat." "Sebenernya gue kaya, beneran deh. Cuma Bunda gue gak ngebolehin gue naik mer—" "Cepetan, kunyuk! Mau lambat ini." Baskara memandang Joi di spion sebentar. Ia memilih tak lagi melanjut kata. Ia percepat laju motor dengan menarik gas, namun tetap saja. Speedometernya tetap bergeming di tempat sebelumnya.
7.52.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai scurry
Baca
+Pustaka
Mercusuar

Mercusuar

“Gua turun di sini aja.” “Kenapa? Katanya mau pulang?” Kecepatan mobil itu perlahan dia perlambat, lalu dibuatnya menepi. “Gua duluan ya Bray.” “Eh, beneran di sini?” “Oke, thanks.” BRUUUK!
104.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 180 kali sebagai scurry
Baca
+Pustaka
HALCYON

HALCYON

Namara : Bisa, mau kemana? Boss Bokir : Gue ada meeting jam 1, butuh orang yang paham IT buat dampingi gue. Staff gue yang biasa lagi sakit. Namara : Kok gue? Gue kan anak kemaren sore. Boss Bokir : Ok. Jam 11 gue jemput. Namara : KK
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 113 kali sebagai scurry
Baca
+Pustaka
Sasakala

Sasakala

Tiba di jembata kecil, seorang nenek duduk dibawah seng sebagai atapnya dengan beberapa lukisan yang kanvasnya berbentuk persegi empat. “ Ini namanya Damar Kurung, Nyimas ” “ wah, aku pertama kali melihatnya ! ” Nyimas menjawab dengan mata berbinar. Nenek itu tersenyum ramah menyambut Arka dan Nyimas. Dia sedikit berdiri dengan merapikan dagangannya. “ mbah, aku mau beli damar kurung yang belum dilukis. Ada tidak ? ” tanya Arka “ oh ada nak, sampeyan mau beli berapa ? ”
9.82.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai scurry
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status