Balada Asmara Biduan Dangdut
Sehingga dengan berat hati aku menulis permintaan terakhirnya.
“Kir, Mbok pingin warung kopi ini tetap hidup, meski Mbok telah mati suatu hari nanti. Karena bisa melihat wajah-wajah bahagia saat secangkir kopi tersaji di hadapan mereka adalah suatu kebahagiaan tersendiri buat Mbok yag tak ternilai harganya. Mbok selalu percaya, meski raga sudah tak lagi di bumi, tapi Mbok akan melihat warung kopi ini terus menyajikan kopi dari surga sana. Mbok akan mengintip dari Surga sana. Ah, itu pasti menyenangkan.”