Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Soul Contractor

Soul Contractor

Balas Malvic secara langsung kemudian meminum kopi di tangan nya dengan pelan "Ada dua tipe orang biasa di Insitut ini, yang pertama adalah mereka yang bekerja untuk uang, dan yang terakhir adalah mereka yang menginginkan reputasi, kebetulan aku adalah tipe yang kedua" Berhenti sejenak menghabiskan kan kopi di tangannya kemudian pria itu melanjutkan
9.88.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 251 kali sebagai secangkir kopi motivasi
Baca
+Pustaka
Bukan Wanita Impian Suamiku

Bukan Wanita Impian Suamiku

Aku tertawa kecil. “Tidak ada sesuatu yang tidak betah tanpa alasan,” ucapku sambil menyesap kopi yang sudah tidak panas lagi. “Seperti kopi ini. Sekarang sudah mulai dingin. Itu bukan karena sebelumnya tidak hangat. Tapi karena sebelumnya diabaikan.” Sengaja aku melontarkan kata-kata kiasan. Mmeberi tahu makhluk seperti di sampingku tidak cukup dengan kata, tapi dengan disertakan contoh yang mungkin bisa membukakan pikiran.
1034.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 684 kali sebagai secangkir kopi motivasi
Baca
+Pustaka
Tertawan Pesona Bos Duda

Tertawan Pesona Bos Duda

Secangkir kopi akan membantu otaknya tetap waras sampai tengah hari. “Kamu tidak menawariku kopi? Sungguh keterlaluan!” Nina pura-pura merajuk demi mengulur waktu. Ia sedang merangkai kalimat untuk disuguhkan pada Kai agar penguasa dapur itu percaya.
1010.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 349 kali sebagai secangkir kopi motivasi
Baca
+Pustaka
Ei-Bree My Betelgeuse

Ei-Bree My Betelgeuse

Aku melangkah mundur dan membelakanginya. "Aku minum espresso saat harus berpikir keras," katanya. "Dan aku membatasi diri pada biji kopi gilingan sendiri. Kalau mengonsumsi kopi instan, aku merasa begitu gelisah, seakan-akan kena serangan jantung."
104.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 119 kali sebagai secangkir kopi motivasi
Baca
+Pustaka
DIARY SKIZO

DIARY SKIZO

tawarku pada Mas Ichsan . "Kok minum kopi?" tanyanya heran, melihat botol kopi kemasan di tanganku. "Iya, biar nggak ngantuk!" jawabku asal. Mas Ichsan menggeleng. Dia memang tak suka kopi. Nikotin dan caffein adalah caraku di masa lalu untuk menenangkan pikiran. Sangat berseberangan dengan Mas Ichsan yang sedari dulu terbiasa menjalani pola hidup sehat.
106.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 194 kali sebagai secangkir kopi motivasi
Baca
+Pustaka
Kejutan Suami Lugu

Kejutan Suami Lugu

Kenapa kalau lagi apes tuh suka beruntun, sih? “Ck! Ya udahlah, kopi aja, gak usah pake gula! Biar dia tahu kalau moodku lagi pahit sekarang!” cerocosku dalam dada. Kutuang satu setengah sendok kecil kopi ke dalam cangkir. Aku mengambil termos dan jeng, jeng, jeng, termosnya kosong. Gak biasanya seperti ini. Aku mendengus lagi. Dispenser memang sudah lama rusak yang bagian pemanasnya. Jadinya mau tak mau, aku menuang ke dalam panci, lalu kuletakkan di atas kompor. Pas aku cetekin, gasnya habis. Ya Allah ….
1044.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai secangkir kopi motivasi
Baca
+Pustaka
Tetangga Kos Menawan

Tetangga Kos Menawan

jawab gw sambil ketawa kecil "ehhhh...baru ngopi lagi! sini bagi ke gw kopinya.." Rena ngeliat ada secangkir kopi di meja samping kursi gw "bagi kopinya ya boss !" Rena tiba tiba nyerobot kopi gw "heh heh....mulai deh jahilnya" cegah gw "udah, bikin ndiri sana! ..." pinta gw sambil nyengir, karena sekarang ¾ kopi yang masih di mug itu
8.918.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 673 kali sebagai secangkir kopi motivasi
Baca
+Pustaka
Penguasa Hati

Penguasa Hati

Aku punya tujuan yang jelas, dan tujuanku tidak menyisakan ruang untuk drama percintaan ala mahasiswa kaya. Langkahku terhenti di depan kedai kopi kecil di dalam gedung fakultas. Aroma biji kopi yang baru digiling menyergap indra penciumanku, membuatku sadar betapa mengantuknya diriku. Mungkin secangkir kopi hitam pekat bisa membantuku fokus malam nanti. Aku mengantre, memesan, dan menunggu pesananku disiapkan. Saat barista menyerahkan cangkir kertas yang hangat, aku berbalik untuk mencari jalan keluar.
103.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai secangkir kopi motivasi
Baca
+Pustaka
Into You

Into You

Isinya masih penuh dan tutup kalengnya tidak rusak sedikitpun. ‘Mengapa Sekar membuang ini begitu saja? Aku tidak dapat membaca air mukanya sama sekali setelah Brian menunjukkan emosinya tadi. Berhubung Brian belum tidur semalaman, apakah minuman ini tadinya memang untuk Brian? Karena kopi terkenal untuk mencegah kantuk. Ini mencurigakan.’ Radit bermonolog dengan dirinya dalam hati. Ia bersender pada salah satu tembok yang ada di dekat tempat sampah tersebut. Memasukkan sebelah tangannya ke dalam saku celana jeansnya.
104.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 91 kali sebagai secangkir kopi motivasi
Baca
+Pustaka
Pengobatan Menggairahkan Kakak Tiri

Pengobatan Menggairahkan Kakak Tiri

"Pelan ... pelan sedikit. Ini terlalu berlebihan. Aku nggak sanggup menahannya lagi ...." Tangan kakak tiriku itu diselimuti dengan sabun mandi yang licin. Dia mengusap-usap dadaku dengan gerakan tidak teratur, membuatnya menjadi berbagai macam bentuk. "Chika, Kakak sedang membantu memberimu pengobatan." Kemudian, dia menekanku ke dinding yang dingin, lalu membuka kedua kakiku yang sudah lama basah ....
5.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 149 kali sebagai secangkir kopi motivasi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status