Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kontrak Eksklusif Dari Pewaris Posesif

Kontrak Eksklusif Dari Pewaris Posesif

Otaknya seketika berpikir keras menerka makanan apa yang diinginkannya saat ini. Dan pilihannya jatuh pada ramen pedas yang sering diburu para foodvloger di berbagai negara. Juan yang mendengarkan keinginan Aleena dibuat termangu, apakah istrinya itu baru saja meminta dirinya untuk pergi ke Negara Sakura demi sebuah ramen? “Kamu mau makan ramen di sana?” tanya Juan ragu-ragu, namun anggukkan Aleena yang penuh rasa yakin itu membuat dirinya tidak bisa untuk menyanggah dugaannya.
104.0K viewsCompletedAdded to Library 115 Times as seiya ramen
Read
+Library
Dompet Tak Terbatas

Dompet Tak Terbatas

Hari ini ia bisa membawa Dimas ke tempat ramen favoritnya. “Namanya Ichiran Ramen. Di Shibuya,” katanya dengan wajah berbinar. Ia jarang mendapat kesempatan makan gratis seperti ini. Dimas pun ikut tersenyum sempat terpikir Ichiraku, entah kenapa. Mereka turun ke bawah. Sebuah mobil sudah menunggu, lengkap dengan empat pengawal yang ditugaskan melindungi Dimas sebagai tamu VIP. Begitu duduk di dalam mobil Jepang mewah itu, Dimas langsung sadar mobil ini bahkan terasa lebih nyaman dibanding Mercedes miliknya.
4.0K viewsCompletedAdded to Library 98 Times as seiya ramen
Read
+Library
Pak, Jangan! Nanti Ketahuan!

Pak, Jangan! Nanti Ketahuan!

Namun tanpa berkata apa pun ia mengangkat tangannya memanggil pelayan yang berdiri di dekat dinding. Seorang pelayan segera mendekat. “Ada yang bisa dibantu, Pak Atlas?” “Di sini ada ramen?” tanya Atlas langsung tanpa basa-basi berlebih. Pelayan itu mengangguk. Jawaban yang membuat Atlas menoleh pada Aruna. “Pedas?” Aruna tersenyum kecil. “Extra pedas.” Atlas kembali pada pelayan itu. “Ramen extra pedasnya dua. Dengan tambahan telur setengah matang.”
103.9K viewsOngoingAdded to Library 140 Times as seiya ramen
Read
+Library
Under The Skies of Yokohama

Under The Skies of Yokohama

Ia memotong sebagian daun bawang menjadi tipis-tipis, sebagian yang lain ada di mangkuk yang sama dengan rumput laut menunggu giliran untuk dipotong. “Lain kali kita bisa pergi ke kedai ramen dekat stasiun kalau kau mau. Mereka punya banyak topping ramen yang enak” Ritsuko membuka ramen instant lalu memasukkannya ke dalam air yang sudah mendidih.
103.1K viewsOngoingAdded to Library 90 Times as seiya ramen
Read
+Library
SENYAWA

SENYAWA

Meera balik bertanya karena dilihatnya piring Rizki masih ada sisa sepertiganya. “Aku belum, mau tambah gorengan,” ucapnya seraya nyengir kuda, Rizki adalah sahabat Meera yang porsi makannya lebih banyak dari Meera namun beruntung bentuk badannya tak berubah. “Ingat, Ki, berhenti sebelum kenyang.” Meera mengingatkan sahabatnya lagi setelah Rizki sudah berada di depannya membawakan nasi rames pesanannya dan tiga buah gorengan untuk ia dua dan satu untuk Meera.
1.9K viewsOngoingAdded to Library 48 Times as seiya ramen
Read
+Library
Gairah cinta sang CEO

Gairah cinta sang CEO

"Jangan makan sushi. Aku sudah pesankan ramen untuk kamu." Ramen yang dipesan oleh Keenandra adalah ramen yang di penuhi dengan sayuran hijau dan potongan daging tanpa lemak. Tidak ada gorengan, daging bakar dan segala yang mengandung minyak serta kolestrol tinggi. "Aku makan ini?" Keenandra mengangguk. "Tapi ini..."
104.1K viewsCompletedAdded to Library 82 Times as seiya ramen
Read
+Library
CEO Arogan Itu Ayah Anakku

CEO Arogan Itu Ayah Anakku

Ketika kelelahan mulai menyelinap, mereka memutuskan untuk mencari tempat makan malam yang lezat dan hangat. "Ada restoran tempat masakan panas di dekat sini," kata Ethan sambil melihat peta pada ponselnya. "Katanya, ramen di sana cukup enak dan ramai. Apakah kau ingin mencobanya?" tanya Etan. Evelyn mengangguk dengan semangat. "Ooooh! Ramen! Aku ingin mencoba ramen khas Kyoto!" seru Evelyn gembira. Ethan tersenyum. "Ayo!" ajak Ethan menggenggam tangan Evelyn dengan erat sambil berlari.
9.667.2K viewsCompletedAdded to Library 2.3K Times as seiya ramen
Read
+Library
Sisa Rasa

Sisa Rasa

“Waahhhhh banyak sekali rasanya..." Rendra berdiri disampingnya. “Pilih saja.” Selin mencoba beberapa tester kecil. “Hazelnut enak, pistachio juga enak.” “Ambil aja semua." Selin tertawa. “Kamu ini.” “Kenapa?” “Seolah aku anak kecil yang lagi jajan.” Rendra tersenyum. “Mungkin seperti itu.” Selin akhirnya memilih pistachio dan salted caramel. Mereka duduk di meja kecil dekat jendela.
10805 viewsOngoingAdded to Library 24 Times as seiya ramen
Read
+Library
Malam Panas Tak Terlupakan dengan Konsulenku

Malam Panas Tak Terlupakan dengan Konsulenku

"Boleh. Tahu tempat makan ramen yang enak?" Kembali Evelyn berpikir keras, matanya membulat ketika ingat ada satu resto yang punya menu ramen terenak. "Ada! Tapi harus ke mall H. Nggak apa-apa?" Evelyn menarik kepalanya dari bahu Bastian, duduk di joknya sembari merogoh ponsel. "Tak masalah. Kita ke sana." ucap Bastian tenang. "Udah kabari Ge kalau kamu pulang telat?"
9.9112.4K viewsCompletedAdded to Library 2.9K Times as seiya ramen
Read
+Library
Hayu

Hayu

Candra hanya menatap Hayu, percuma juga mengatakan padanya untuk meninggalkan hal yang seharusnya bukan dia yang mengerjakan. Setelah selesai, Hayu menghampiri atasan yang sudah sejak tadi menunggunya. Mereka berangkat menuju restoran jepang yang sudah di pilih Sean. Selama perjalanan menuju restoran, Hayu lebih banyak diam, Candra sampai heran dibuatnya, tidak biasanya Hayu pendiam, dia akan melemparkan candaan yang bisa membuat Candra ikut tertawa. Sesekali Candra melirik ke arah Hayu, dia penasaran dengan gadis itu, ‘Apa mungkin dia berinteraksi lagi dengan Bisma, sehingga membuatnya berpikir sesuatu.”
105.1K viewsCompletedAdded to Library 169 Times as seiya ramen
Read
+Library
PREV
1
...
456789
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status