Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
DIARY SKIZO

DIARY SKIZO

tawarku pada Mas Ichsan . "Kok minum kopi?" tanyanya heran, melihat botol kopi kemasan di tanganku. "Iya, biar nggak ngantuk!" jawabku asal. Mas Ichsan menggeleng. Dia memang tak suka kopi. Nikotin dan caffein adalah caraku di masa lalu untuk menenangkan pikiran. Sangat berseberangan dengan Mas Ichsan yang sedari dulu terbiasa menjalani pola hidup sehat.
106.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 171 kali sebagai sejarah kopi di indonesia
Baca
+Pustaka
Kopi Pahit Di Tepi Sudiya

Kopi Pahit Di Tepi Sudiya

Kopi beraroma kuat yang aku sukai, asam dan pahit menyatu dalam pekatnya ampas. Kopi ini tumbuh berupa semak-semak berdaun hijau lumut yang menghasilkan biji-biji kecil berwarna hijau lalu berubah menjadi merah ketika siap untuk dipetik. Kopi khas Malayaka, ditanam oleh suku yang binasa. Aku menghela napas sejenak. Mereka benar-benar suku yang hebat. Aku sangat berterimakasih atas kopi mereka.
2.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai sejarah kopi di indonesia
Baca
+Pustaka
KEMBALINYA SANG RATU

KEMBALINYA SANG RATU

Dari padang pasir Gobi hingga hutan Mayombe, dari benteng Jeju hingga ke pantai Maladewa, mereka pulang membawa nyala harapan untuk membangkitkan peradaban yang berakar pada kejujuran, kesucian hati, dan penghormatan pada tanah. Di Jawa, Pak Slamet, petani kopi di lereng Merapi, membuka lokakarya di balai desa. Warga berdatangan, membawa biji kopi, alat pengolah sederhana, dan secangkir hangat kenangan. “Tanah kita,” ujar Pak Slamet, “adalah tapak sejarah—menyuburkan gigir gunung dan mencipta kopi yang harum. Dari sini, kita belajar dari sistem irigasi tetes di China: tetes adalah doa; tiap tetes air yang menyentuh akar adalah janji kehidupan.” Ia mencontohkan pola pengairan sederhana: selan
3.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai sejarah kopi di indonesia
Baca
+Pustaka
Ellipsis

Ellipsis

Sepertinya ia telah salah dalam memilih tema. Kompol Indri memeriksa laporan hasil uji lab dari barang bukti yang tertinggal di lokasi dengan seksama. Sesekali diseruputnya kopi tubruk Arabika yang dipesannya secara khusus dari Temanggung, kampung halamannya. Ia memang selalu memesan kopi itu setiap bulan, sebab ia kurang menyukai kopi asal pabrikan.
103.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 134 kali sebagai sejarah kopi di indonesia
Baca
+Pustaka
Pembalasan Sang Dokter Jenius

Pembalasan Sang Dokter Jenius

jawab Joko tanpa menoleh, tangannya terus bergerak dengan fokus. Kemudian, ia memasukkan bubuk kopi ke dalam filter dengan takaran yang pas. Ia tidak langsung menuangkan air mendidih. Ia menuangkan sedikit saja, hanya cukup untuk membuat seluruh bubuk kopi basah dan mengembang. Ia membiarkannya selama sekitar tiga puluh detik. Saat itulah, keajaiban pertama terjadi. Aroma kopi yang tajam dan luar biasa harum mulai menyebar ke seluruh pantry. Bukan aroma kopi gosong atau aroma kopi instan yang biasa tercium di sana.
1021.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 588 kali sebagai sejarah kopi di indonesia
Baca
+Pustaka
Warung Kopi Dunia Bawah

Warung Kopi Dunia Bawah

“Ambil toples tua di rak paling atas. Yang kita temukan waktu renovasi—yang berdebu, tulisan Jawa kuno di tutupnya.” Toyo melompat seperti ninja lagi, memanjat rak, lalu menyerahkan toples tersebut. Dimas membukanya perlahan. Aroma khas kopi menembus udara, berbeda dari yang biasanya mereka sajikan. Dalam hati, ia tahu ini bukan sembarang kopi. Ini… warisan jiwa yang belum damai. Dengan penuh kehati-hatian, ia menggiling biji kopi tersebut, menyeduhnya dengan metode manual yang hampir meditatif. Setiap tetesnya seperti membawa bagian dari masa lalu.
101.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai sejarah kopi di indonesia
Baca
+Pustaka
Gairah Terlarang Sepupuku

Gairah Terlarang Sepupuku

Saat itu kopi Jawa menjadi komoditas primadona di Eropa, dan Astana termasuk pemasok utama. Setelah Indonesia merdeka, keluarga Atmadipura tetap mempertahankan bisnis. Generasi kedua masuk, memperluas perdagangan ke teh Jawa Barat dan lada Lampung. Hubungan dagang baru pun terbuka ke Jepang dan Timur Tengah.
1070.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai sejarah kopi di indonesia
Tampilkan Ulasan (10)
Baca
+Pustaka
EYN
Tiap hari ga sabar tunggu bab barunya. Penasaran terus. Sebel sama Jagad kok ndak sat set. Jengkel sama Leo, kaya ga punya dosa aja! Kasihan sama Sky juga sebenarnya, tapi gimana lagi? Ini resikomu, Sky. Trus Emak si Jagad sama Sky, arrgh... pengen aku buang ke laut. Ayo crazy up, Kak. Semangt.
Jeo Anne
biasanya cerita di novel lain tuh musuhn dulu baru syang2an inimah kebalik...bagus Thor aku sampe baper nih, pdhl tadinya ga mau sampe terlalu baperlah cukup ceritanya Ananta n andara kmrn2 sampe kebawa mimpi...haha. KLO udh gni aku berharap Leo jd suami baik2 nerima sky apa adanya
Baca Semua Ulasan
Pengasuh Kesayangan Tuan Hartawan

Pengasuh Kesayangan Tuan Hartawan

Lelaki itu mengambil cangkirnya dan mendekatkan ke mulut. "Tetapi, tidak untuk kebanyakan orang di Indonesia sendiri. Apa Pak Syahfiq membeli banyak?" Aresha berkata sambil melirik satu box kopi kemasan dengan brand Singapura di meja dapur. Yang sudah jadi rahasia umum jika asal bahan kopi adalah kopi luwak asli yang diimport oleh negara Singa dari Indonesia. "Hanya satu kotak. Aku tidak ingin kamu minum terlalu banyak," sahut Herdion tersenyum. Meletak kembali cangkir kopinya ke meja.
1015.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 405 kali sebagai sejarah kopi di indonesia
Baca
+Pustaka
Belahan Jiwa

Belahan Jiwa

“Aku tahu, Italia hanya menemukan proses pemanggangan kopi.” “Benar, biji kopi terbaik berasal dari Amerika Selatan dan Tengah, sebagian Afrika, dan Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Kopi Indonesia adalah salah satu yang terbaik di dunia.” Tristan menjelaskan, “Bahkan waktu pertama kali diperkenalkan, kopi ini dianggap minuman setan. Baru setelah seorang paus mencicipinya, dia memberkati kopi dan mengatakan ‘bagaimana minuman setan bisa seenak ini’?”
103.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai sejarah kopi di indonesia
Baca
+Pustaka
Desahan di Kamar Pembantu

Desahan di Kamar Pembantu

Bara duduk di sofa dan Indira datang menghampirinya sambil membawa secangkir kopi kesukaan Bara. "Wanginya masih sama. Rasanya juga pasti masih sama seperti dulu, pasti enak," ucap Bara usai menghirup aroma kopinya. "Jangan bilang enak dulu sebelum mencobanya. Sudah hampir 7 tahun Mas tidak dibuatkan kopi olehku," kata Indira. Sekarang wanita ini lebih hangat padanya, tidak jutek seperti dulu. Bara bersyukur akan hal itu.
9.8349.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10.5K kali sebagai sejarah kopi di indonesia
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
8
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status