Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Setelah Bercerai

Setelah Bercerai

“Waktu telah berdetak, hati yang berlari. Berpikir dewa asmara merencanakan sesuatu. Kau bertanya padaku bagaimana aku merasa, aku tak mengatakan apa pun. Tapi akhir-akhir ini terlihat begitu cerah berwarna. Dan bintang-bintang menerangi malam. Kakiku merasa sangat ringan. Aku mengabaikan semua tanda-tanda.” Liriknya seperti mengingatkan dirinya selama beberapa bulan ini. Meski tidak begitu masuk untuk hatinya yang tengah berbunga-bunga. Namun kata ‘berwarna’ yang di lantunkan menghantam detak jantung Maha bahwa Pulung ada dalam tiap langkahnya.
1.518.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 750 kali sebagai seperti mentari yang bersinar lirik
Baca
+Pustaka
Misteri Wangi Pandan Di Tengah Malam

Misteri Wangi Pandan Di Tengah Malam

Hanya cahaya putih yang lembut, seperti embun di atas permukaan air. Raina tersenyum ketika melihatnya. “Sepertinya cermin itu memilih untuk menjadi pintu, bukan bayangan.” Adrian mengangguk. “Karena tugasnya sudah selesai.” Lina berdiri di ambang pintu, membiarkan cahaya matahari menembus jendela dan mengenai cermin itu. Di dadanya terasa tenang seperti danau yang dulu menyimpan banyak rahasia, tapi kini hanya memantulkan langit.
101.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai seperti mentari yang bersinar lirik
Tampilkan Ulasan (16)
Baca
+Pustaka
Pelangi Jelita
Reader Q tersayang, jumpa lagi dalam karyaku kali ini ya, alih genre dulu ya, semoga kalian berkenan.. Komen.positifmya dan tanggapannya boleh banget di setiap babnya. monggo aja. siapa tau pernah juga mgalamin kejadian honor.. salam manis dari Author kalian.. ...️...️...️...️
Strawberry
Di kakak wangi pandan di rumahku tiap jam 11 keatas, saat aku masih sibuk ama laptopku pasti bau melati lewat....akhirnya setelah tahu ada apa aku pindah ke lantai dua skrang nulisnya eh...awal pindah ke lantai dua masih ikutin wanginya...
Baca Semua Ulasan
CEO Galak, Cintai Aku!

CEO Galak, Cintai Aku!

“Jangan sentuh gue!” “Mentari? Mentari!” Senja berusaha sekuat tenaga untuk membangunkan Mentari. Dia mengguncang pelan tubuh Mentari, bahkan terpaksa menampar pipinya, meskipun hanya dengan kekuatan kecil. Tak lama, kedua mata Mentari terbuka dan dia menatap nyalang ke arah Senja yang menatapnya dengan cemas. “Mentari, kamu nggak apa-apa? Aku kaget karena kamu tiba-tiba teriak, dan—“
109.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 352 kali sebagai seperti mentari yang bersinar lirik
Baca
+Pustaka
Cintai Aku, Seperti Aku Mencintaimu

Cintai Aku, Seperti Aku Mencintaimu

Irish benar-benar butuh ketenangan untuk berpikir. Kinta : Loe susah banget sih di telpon. Gue bete nih lama-lama sama elo ye! 😒😒 Reagan : KAMU JANGAN MACAM-MACAM YA RISH! JANGAN BIKIN AKU KHAWATIR. AKU NGGAK SUKA SIKAP KAMU YANG KABUR-KABURAN BEGINI. 😒😒😤😤 Pesan dari Reagan cukup membuat Irish tergelak sesaat. Apakah Reagan benar-benar sangat mengkhawatirkan dirinya saat ini? Mana pake aku-kamu segala lagi. Kayak orang pacaran aja.
1060.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai seperti mentari yang bersinar lirik
Baca
+Pustaka
Cinta Yang Terlambat Bersinar

Cinta Yang Terlambat Bersinar

Guntur bergemuruh, lalu hujan deras mengguyur seisi dunia. Di tengah hujan, seorang pria bertubuh tinggi memeluk erat seorang wanita mungil dalam pelukannya. Sabrina terus berusaha melepaskan diri, suaranya penuh putus asa, "Hari ini hari paling penting dalam hidupku, tapi dia malah melakukan hal seperti itu. Bagaimana aku bisa tetap di sana? Kalau dia masih belum bisa melupakanmu, aku juga nggak mau berebut dengannya. Mending aku balikin kamu ke dia saja ... "
10.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 368 kali sebagai seperti mentari yang bersinar lirik
Baca
+Pustaka
Kau yang Diantaranya

Kau yang Diantaranya

Ombak yang indah, Matahari yang menyengat terik, serta Fajar dan Senja yang tak bisa bersatu. * * * Taklif menarik napas dalam, ini adalah momen yang baik untuknya menemukan kekasih hati. Cewe yang sudah menarik hatinya, sejak akhir semester lalu. Ketika mereka berbincang di waktu yang paling menegangkan.
8.55.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 195 kali sebagai seperti mentari yang bersinar lirik
Baca
+Pustaka
Tanpa Riuh Badai, Tanpa Hangat Mentari

Tanpa Riuh Badai, Tanpa Hangat Mentari

"Akhir-akhir ini kamu terus abaikan aku. Aku nggak punya pilihan, dan cuma bisa pakai Wanda buat bikin kamu cemburu." "Aku kangen banget sama kamu .…" Jeremy berbisik di telingaku, kata-kata manis mengalir, tangannya perlahan merambat di tubuhku, dengan lihai mencoba membangkitkan gairahku. Dulu, dia selalu bisa menenangkanku dengan kelembutan seperti ini. Kali ini pun, dia yakin akan berhasil. Namun saat ini, rasa kosong dan nyeri di perut bagian bawahku mengingatkan aku.
4.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 172 kali sebagai seperti mentari yang bersinar lirik
Baca
+Pustaka
Sekalipun Kembali, Hatiku Tetap Pergi

Sekalipun Kembali, Hatiku Tetap Pergi

Setelah berterima kasih padanya, aku menghapus air mataku dan bernyanyi bersama penyanyi itu sepanjang lagu berjudul ‘Kembali ke Masa Lalu’. Sepanjang lagu, pikiranku dipenuhi dengan gambaran Martin yang minta berpisah beberapa hari yang lalu. Saat sarapan, Martin menatapku dengan acuh tak acuh. “Ayo kita bercerai.” Tanganku yang sedang mengambil sebutir telur setengah matang terhenti, aku mendongak, menatapnya dengan heran. “Apa katamu?” Aku curiga aku salah dengar.
6.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 207 kali sebagai seperti mentari yang bersinar lirik
Baca
+Pustaka
Antara Mantan dan Selingkuhan

Antara Mantan dan Selingkuhan

Mone langsung bersemangat, memikirkan lagu untuk dinyanyikan dengan iringan gitar Farel. "Yang gini, Rel, apasi judulnya. Dulu rame, kan, tuh lagu." "Ya gimana nyanyinya?" Farel tampak memainkan gitarnya, mengecek nada. "Itulho, yang saat bulan purnama bersinar, terangi malammu, teringat padaku." "Oh iya, iya. Yuk-yuk, nyanyi, ya."
105.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 123 kali sebagai seperti mentari yang bersinar lirik
Baca
+Pustaka
KULTIVATOR TITISAN IBLIS SURGAWI

KULTIVATOR TITISAN IBLIS SURGAWI

Langit yang sebelumnya terlihat murung, persis seperti seorang wanita yang sedang merajuk, kini secara perlahan kembali normal sepenuhnya. Mamun Sang Mentari hampir tenggelam di telan oleh kegelapan malam yang sebentar lagi akan datang menampakkan wujudnya.
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai seperti mentari yang bersinar lirik
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status