Cinta Satu Malam
***
Narita International Airport, Tokyo.
Athes melangkah menuju lobby bandara, menemui sopir yang sudah menjemputnya bersama dengan Henrik yang mengikutinya dari belakang. Sesaat Athes melirik arloji, waktu menunjukkan pukul hampir satu siang.
“Henrik, jam berapa kita bertemu dengan Ruriko Mayora?” tanya Athes kala tiba di depan mobil yang sudah menjemputnya.
“Saya mengatur pertemuan Anda jam dua siang, Tuan.” Henrik menjawab seraya membukakan pintu mobil untuk Athes.