ROSES
Malam ini adalah perjalanan keluar kastil untuk pertama kalinya, bagaimana, pun juga dua atau tiga hari kedepan ia pasti sudah tertangkap lagi.
Hendery berjalan menuju jendela dan membukanya perlahan, kepalanya sedikit keluar untuk melihat keadaan sekitar yang lumayan sepi, meski begitu ia tetap harus berhati-hati, sebab beberapa saat nanti listrik akan menyala. Lelaki itu kembali menatap Varose.
"Terimakasih untuk rotinya, aku menyukainya" ucap Hendery, lalu ia memasang sebuah cadar hitam di sebagian wajahnya dan segera loncat keluar dari jendela.
Hot Chapters