Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
MENGUAK KEMATIAN ISTRI DAN CALON ANAKKU

MENGUAK KEMATIAN ISTRI DAN CALON ANAKKU

Rose lalu menembus lantai. Gelap! Itu yang pertama kali Rose lihat, dan dia hantu baru yang belum mengetahui kemampuannya seperti apa. Rose hanya mengangkat tangannya, meraba-raba sisi kanan kiri, depannya dan terus melangkah, dalam keadaan gelap gulita seperti ini membuat Rose sedikit pengap sekali, dia merasa seperti tersesat kali ini.
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai shadow of rose
Baca
+Pustaka
[ ROSES ] : The Tragedy After 10 PM

[ ROSES ] : The Tragedy After 10 PM

Gadis itu bersyukur bahwa hari ini masih ada nasib baik yang memihaknya. Rosea memutar badannya mengintip ke balik pohon yang ia sandari. Mendapati laki-laki dengan hoodie berwarna hijau sedang memejamkan matanya, tangannya bersedekap, dan gitarnya dibiarkan begitu saja di pahanya. Melihat sekilas ekspresi laki-laki itu, Rosea menerka bahwa ia sama dengannya. Sama-sama bernasib sial hari ini. Itulah Rosea dengan pikirannya yang suka menerka-nerka sesuka hatinya.
104.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 123 kali sebagai shadow of rose
Baca
+Pustaka
Shadow

Shadow

Tangan Kanan segera membuka kardus itu di sana, tanpa berniat membawa nya masuk. Tangan kanan menatap tajam ke dalam isi kardus tersebut. Sebuah boneka beruang dengan tangan kanan yang sudah putus. Kepalanya yang berdarah seperti di tembak, dan kedua kakinya yang sudah putus. Lalu Tangan Kanan segera menutup kembali kardus tersebut. Tangan Kanan memasukan kardus itu ke tempat pembuangan, lalu tiba-tiba muncul sosok besar dari kegelapan.
9.911.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 463 kali sebagai shadow of rose
Baca
+Pustaka
Budak Kesayangan Sang Tiran

Budak Kesayangan Sang Tiran

Dan mereka tengah berada di atas kuda perangnya, melintasi istana yang mulai diterangi cahaya senja. Setiap langkah Shadow terasa kuat dan terkendali di bawah mereka. Xylas tidak terburu-buru. Dia mengendarai dengan tenang, seolah sengaja agar mereka bisa menikmati momen itu. Perjalanan mereka terasa lebih lama karena melewati taman dan lorong-lorong yang lebih sepi menuju menara utara.
105.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105 kali sebagai shadow of rose
Baca
+Pustaka
Pengendali Arwah Terakhir

Pengendali Arwah Terakhir

Roh summon itu berusaha mengenyahkan Black menggunakan tintanya. Setiap benda yang berwarna akan dia siram menggunakan tinta hitam sehingga benda tersebut lenyap seperti ditelan kegelapan. Area gelap benar-benar faktor yang sangat menguntungkan bagi sang summoner tinta. “Rose, berpeganganlah dengan kuat dan lingkarkan lenganmu ke leherku! Kita akan terbang!” seru Black.
1010.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 382 kali sebagai shadow of rose
Baca
+Pustaka
Adikku Penghancur Rumah Tanggaku

Adikku Penghancur Rumah Tanggaku

"Maaf, Bu. Apa Anda tidak takut ini akan terlalu memprovokasi? Mungkin ada pihak yang salah paham?" Alessia menertawakannya, tawa hambar dan sinis. "Salah paham? Biarkan mereka. Biarkan mereka bertanya-tanya. Itulah kekuatan dari 'The Black Rose'. Sebuah mawar yang tumbuh di kegelapan, menyimpan duri yang paling tajam. Dan mereka akan merasakannya satu per satu." Pak Baskoro, yang mengawasi dari dekat, hanya menggelengkan kepala pelan. Ia tidak lagi berusaha menghalangi Alessia. Ia tahu tekad wanita ini sudah bulat. Malam ini adalah penentu.
10851 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai shadow of rose
Baca
+Pustaka
Black Shadow

Black Shadow

Cindy mati kutu dibuatnya. Tatapan ketiga gadis kaya keturunan bangsawan, bangsa di atas awan itu, bak menusuk jantungnya. Apalagi, bisikan roh halus jelmaan manusia, Kesya Alvionita, berisi tentang sebuah ancaman. Membuat bulu kuduk Cindy merinding. "Jawab cepat," sentak Kesya memberi ultimatum dari tatapannya.
103.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 149 kali sebagai shadow of rose
Baca
+Pustaka
Kusembunyikan Identitas dari Mertua

Kusembunyikan Identitas dari Mertua

Cahaya itu tampak hidup, berdenyut, seperti sebuah entitas yang siap melahap mereka kapan saja. "HASAN!" Rosa berteriak sekeras mungkin, seakan teriakan itu adalah upaya terakhirnya untuk melawan kegelapan. Saat itu juga, sosok hitam dengan mata merah menyala melompat ke arahnya, tangan kasar mereka siap mencengkeram tubuhnya— "ROSA! BANGUN, SAYANG! BANGUN!"
1013.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 299 kali sebagai shadow of rose
Baca
+Pustaka
Shadow on me

Shadow on me

“Kau yakin mau pergi tanpa aku?” Taman tua itu nyaris kosong saat mereka tiba. Hanya beberapa bangku kayu yang sudah lapuk dan pohon-pohon meranggas menjelang musim dingin. Nox berdiri di bawah cahaya lampu taman yang remang. Jaket hitam, wajah setenang malam yang tak berbintang. Aira menggenggam tangan Dante erat. Nox mengangguk pelan melihat mereka.
10962 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai shadow of rose
Baca
+Pustaka
DERRENT FAMILY : SHADOW OF THE PAST

DERRENT FAMILY : SHADOW OF THE PAST

Bunga mawar di sela-sela duri itu mekar dengan keindahan memikat yang mencurigakan. Cahaya merah dari bunga disertai suara desis lembut yang menyerupai bisikan iblis, seolah memikat jiwa orang untuk menuju neraka di bawah keindahan mereka. Menambah ketegangan ekstrim di udara. Setiap gerakan sulur menghasilkan 'whoosh' sambil membentuk barikade berduri di hadapan Ken dan Carlos, dan mencambuk serigala-serigala yang melaju ke arah mereka dengan gigih.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai shadow of rose
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status