Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Finding Nami  ( INDONESIA )

Finding Nami ( INDONESIA )

Pandangan mereka bertemu dan James tiba-tiba ingin mencium bibir mungil Nami yang berwarna merah alami. “Maafkan aku,” Nami menjauhkan dirinya karena canggung. James mengumpat dirinya yang tiba-tiba bergairah ingin merasakan kehangatan tubuh Nami. James langsung menutup kejantanannya yang sudah mengeras dengan serbet makan miliknya dan untung saja Nami tidak memperhatikannya. “Tidak apa, aku hanya bercanda. Aku sudah banyak menyusahkanmu. Bagaimana bisa meminta sesuatu yang memberatkanmu."
1012.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 474 kali sebagai shinichi dan ran ciuman
Baca
+Pustaka
Mengejar Cinta Rania

Mengejar Cinta Rania

"Anak Ibu, tumben dandan?" Aduh, kenapa Ibu mengungkit masalah dandan? Itu membuatku malu setengah mati dengan Narendra. Jelas terlihat laki-laki itu mengulum senyum. "Ibu, ih!" sahutku malu-malu. "Berangkat sekarang, Ran?" sela Narendra. Dia sudah berdiri sekarang. "Ayo!" jawabku seraya mendekat pada Ibu, kemudian mencium tangannya. "Rania pergi dulu, Bu."
5.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 169 kali sebagai shinichi dan ran ciuman
Baca
+Pustaka
Cium Aku, Pengantin Salahku

Cium Aku, Pengantin Salahku

Dia menangis. "Astaga, mimpi itu mempengaruhi perasaanku, tidak, Asher Pittman menyebabkan segalanya. Sampai sekarang, aku masih terobsesi dengan ciumannya." Calantha berpikir, dan berusaha untuk tidak memikirkan Asher Pittman.
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai shinichi dan ran ciuman
Baca
+Pustaka
Shanum(Aku Yang Kalian Sebut Menantu Tak Berguna)

Shanum(Aku Yang Kalian Sebut Menantu Tak Berguna)

"Tapi dp dulu, boleh kan?" Ketika kecupan itu terjadi tanpa aba-aba, Shanum menahan nafas tanpa sadar. Pagutan kecil yang terjadi membuat tubuhnya tersentak halus. Untungnya tidak berlanjut lebih dalam. Safran melepaskan tautan mereka dengan senyum jahil sekaligus puas. Puas sudah menggodanya mungkin. "Tunggu aku. Aku mandi cepat, kok," katanya sebelum akhirnya beranjak ke kamar mandi.
1048.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai shinichi dan ran ciuman
Baca
+Pustaka
RANJANG BERDARAH

RANJANG BERDARAH

Jatuh membasahi tubuh Burhan yang ada di bawahnya. Dengan mata terpejam Niar mengarahkan belati ke arah urat leher Burhan. Dia bekap mulut lelaki yang menatapnya dengan begitu nanar, sebelum menyayat aliran nadi yang memutus kehidupannya saat itu juga. Darah segar mengalir deras, memasuki lubang peti di mana Nyai Damini bersemayam selama proses ritual dilakukan. Luka sayat yang begitu dalam hingga tubuh korban menggelinjang hebat sebelum napas terakhir diembuskan.
3.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105 kali sebagai shinichi dan ran ciuman
Baca
+Pustaka
Cinta Dalam Dendam

Cinta Dalam Dendam

Nicholas masuk di belakangnya lalu duduk di tempat biasa di seberang meja. "Halo Ash, aku Nicholas. Kudengar kamu kabur dari Darren?" tanya Nicholas ramah. "Aku lari," jawab Ash singkat sambil memalingkan wajah. "Ayo bicara, Ash. Apa yang mau kamu sampaikan?" Sebastian bicara pada Ash tapi matanya terus mengawasi Zeno. Zeno merasa tidak nyaman jadi dia perlahan menarik tangannya dari bahu Ash dan merapatkan tubuhnya ke belakang.
1.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai shinichi dan ran ciuman
Baca
+Pustaka
Cinta Si Kembar

Cinta Si Kembar

Reno tanpa adanya ekspresi membiarkan Nadia mengulumnya hingga puas setelah itu Nadia memasukkan intinya ke dalam benda berurat tadi hingga mentok. Nadia mulai menggerakkan panggulnya perlahan dan makin kencang saat suaranya makin bergema di lorong gelap itu. "Sayang, umm, cium aku, baby ahh!" rancu Nadia, tapi tak ada reaksi dari Reno selain seringai dan rasa mengejeknya. "Fuckme baby, ahh ayoo, shh ahh!" rancu Nadia makin menggila dan liat diatas tubuh Reno.
2.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai shinichi dan ran ciuman
Baca
+Pustaka
Putra Langit Tak Tertandingi

Putra Langit Tak Tertandingi

Tian Fan yang berdiri di sebelahnya, sedang fokus dengan piring-piring yang di cucinya. Saat Tian Fan menyerahkan sebuah piring lagi kepada Dan Ran, tiba-tiba genggaman tangan Dan Ran terlepas, piring yang licin penuh busa itu terlepas dan jatuh kelantai tepat diantara kedua kaki Dan Ran. Sialnya ada satu pecahan piring yang menancap di kaki kanan Dan Ran. Seketika darah mengucur dari luka itu, Dan Ran pun segera meringis kesakitan.
9.310.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 399 kali sebagai shinichi dan ran ciuman
Baca
+Pustaka
Love

Love

🥰 Bian bangun dengan semangat pagi ini karena saat dia membuka dihadapannya dia melihat mata indah milik Cinta, sungguh pagi yang indah. Cinta memberikannya air putih lalu Bian bangun dari posisinya. Jika kalian bertanya diamana Cinta tidur, maka jawabannya adalah mereka tidur dikasur yang sama namun tanpa melakukan hal lainnya, selain ciuman. "Mas mau mandi atau sarapan terlebih dahulu?" Bian mendekatkan tubuh Cinta dan mencium keningnya. "Kau cantik." Cinta tersenyum dan mencubit gemas pipi Bian. "Ayo aku bantu, Mas pasti mau ke kamar mandi kan?" Bian mengangguk lalu Cinta memegang kedua lengan Bian agar Pria itu bisa sampai di kursi rodanya. "Kamu tidak ingin mandi bersama ku?"
1015.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 594 kali sebagai shinichi dan ran ciuman
Baca
+Pustaka
RANIA

RANIA

Rania menundukkan pandangannya, dia tidak kuat menatap mata arya yang sedang manatap kearahnya. " Kamu siapa hm? " " Aryastama Adi Putra xixix " " Gue boleh cium lo? " " Hah." Rania mengerjapkan matanya mendengar ucapan yang arya lontarkan. " Kalo gaboleh gapapa, sorry gue ga-" " Boleh."
105.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 187 kali sebagai shinichi dan ran ciuman
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status