Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Tamparan Sang Kakak

Tamparan Sang Kakak

Aku merasa sia-sia atas semua pengorbanan yang kuberikan selama belasan tahun ini. Ketika akhirnya ia lelah berteriak dan terengah-engah, aku mengangkat tangan. “Plak!” Sebuah tamparan nyaring menggema di seluruh ruang tamu.
12.9K viewsCompletedAdded to Library 310 Times as si tampan
Read
+Library
Dendam Dokter Tampan

Dendam Dokter Tampan

Ponselnya bergetar, Davin segera merogoh benda itu dan mengecek pesan yang masuk. “Apa?” Davin membulatkan matanya dengan sempurna, saat membaca pesan resmi yang masuk ke dalam ponsel. Di sana tertera, ‘Davin Chandra Lukmansyah, mulai minggu depan, mahasiswa di atas resmi dikeluarkan dan bukan lagi mahasiswa fakultas kedokteran.’
771 viewsOngoingAdded to Library 24 Times as si tampan
Read
+Library
Tukang Pijat Tampan

Tukang Pijat Tampan

Dan sambil tertawa kecil, Sari mengatakan bahwa sopir yang mengantarkan Dinda hari ini tampak sangat tampan dan menarik. "Sopirmu yang tadi itu ganteng banget, Din. Tinggi, badannya bagus, mukanya Indonesia banget tapi kayak artis gitu. Very worth it untuk dijadikan... you know lah," bisik Sari sambil mengedipkan mata nakal.
10579.3K viewsCompletedAdded to Library 22.0K Times as si tampan
Read
+Library
Dimanja Om Tampan

Dimanja Om Tampan

Dan, apapun itu, Lilly akan menerimanya dengan tulus," jawab Tuan mahesa. "Setidaknya, dia merasa puas bisa menjadi menantu dari pria sehebat kamu, ” lanjut Mahesa, tersenyum sinis. Sementara itu, pria sialan yang diumpati tuan besar Aslan, kini tengah berada di atas mobil bersama Leo, dengan tujuan ke dermaga yang menghubungkan Batam dan Harbour Front Singapore. "Semuanya sudah siap?" tanya Elang sambil memasang masker, menutupi wajahnya.
1.1K viewsOngoingAdded to Library 24 Times as si tampan
Read
+Library
Petualangan Sukma Harum: Darah Sang Raja

Petualangan Sukma Harum: Darah Sang Raja

jawab lelaki tampan itu dengan lembut dan sopan. “Siapa di dunia ini yang tidak mengetahui hal itu, tuan? Tapi ada satu hal yang belum kau punya,” kata si nona sambl menegakkan badannya. Dadanya dibusungkan dan rona kecantikan semakin terpancar dari wajahnya. Seolah-olah berkata, “Kau belum memiliki AKU.” Lelaki yang dipanggil Sukma Harum itu terseyum lagi, tanyanya “Apakah kau pernah mendengar satu lagi kabar mengenai diriku?”
101.5K viewsOngoingAdded to Library 42 Times as si tampan
Read
+Library
Ternyata Suamiku Tampan

Ternyata Suamiku Tampan

Membaca pesan yang tertera di sana, gadis itu melekukkan bibir ke atas. Pesan-pesan yang dikirim oleh teman-temannya di grup foodtruk. Hannah memang pemilik foodtruk itu, namun ia bisa membaur bersama orang-orang yang bekerja di bawahnya. Bisa dibilang, mereka adalah keluarga keduanya. "Tadi aku lihat loh, Hannah, saat lelaki itu hampir menyentuh pantatmu." Tulis Amy yang mengubah topik dari stok bahan di foodtruk.
1.2K viewsOngoingAdded to Library 26 Times as si tampan
Read
+Library
CEO Tampan itu Suami Baruku

CEO Tampan itu Suami Baruku

"Baik... " Karen menerima box yang berisi satu espresso dingin. Saat keluar dari kafe Karen lagi-lagi membuka sedikit mulutnya. Melihat gedung raksasa itu membuat badannya merinding. Beralih ke lampu zebracroos yang berubah hijau dia berjalan mendekati pintu masuk gedung Shambara. "Selamat pagi! Ada yang bisa Saya bantu?" Satpam berwajah ramah itu sedikit mengagetkan Karen. Meski begitu Karen tetap tersenyum manis seperti biasanya.
103.9K viewsCompletedAdded to Library 89 Times as si tampan
Read
+Library
Tamu Di Rumah

Tamu Di Rumah

pinta Toni. "Boleh," jawab Reva kemudian memberikan nomor telepon nya. Ia kemudian kembali menyusul ibunya dengan membawakan beberapa barang belanjaan. Sepulang Reva dari pasar ia jadi teringat oleh Toni. Toni adalah teman dekatnya saat SMA. Satu jurusan yang sama yaitu jurusan Sains. Dan ternyata Reva baru tahu kalau Toni belum menikah. Reva masih melihT ketampanan Toni yang masih terlihat meskipun usianya sudah menginjak angka 30.
16.2K viewsCompletedAdded to Library 371 Times as si tampan
Read
+Library
Executive Chef Tampan

Executive Chef Tampan

Beruntung tray-nya sudah ia taruh di atas meja, jika tidak tray ditangannya bisa saja terguncang kemudian soup akan membasahi soucer dibawahnya. Angga memutar bola matanya. "Mau mandi. Mau temani saya mandi?" Angga mendekati Nadhira, menatap wajah Nadhira dari dekat kemudian tersenyum. "Apa kamu punya kembaran?" "Hah?" otak Nadhira tiba-tiba berkeliaran. Ia setengah takut melihat lelaki yang memiliki tatapan mesum itu yang sialnya adalah pemilik hotel ini.
103.1K viewsOngoingAdded to Library 121 Times as si tampan
Read
+Library
PESONA PAMAN TAMPAN

PESONA PAMAN TAMPAN

tanya Tamika semakin mendekat pada pria tersebut. “Saya berada di mana?” tanyanya tanpa menjawab pertanyaan Tamika. “Anda sekarang berada di klinik dekat perkebunan apel. Anda berasal dari mana? Siapa nama Anda?” cecar Tamika, tak memberi ruang pria itu untuk bernapas. Pria tersebut terkekeh pelan. “Saya Adrian Sanders.” Mata Adrian terus saja tertutup, membuat Tamika kembali khawatir. “Apa yang Anda keluhkan, Tuan? Kenapa Anda terus saja menutup mata? Apa mata Anda terasa sakit?” cecar Tamika lagi.
101.9K viewsOngoingAdded to Library 74 Times as si tampan
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status