KUBUAT KAU MENGEMIS CINTAKU
Mungkin, hanya aku juga yang merasa nyaman dan senyum-senyum sendirian ketika bertukar pesan dengannya, sedangkan dia anggap aku kenalan biasa.
[Selama janur kuning belum berkibar. Perjuangkan. Jodoh yang sebenarnya bukan dari hasil perjodohan, tetapi Allah yang tentukan. Jadi tetap semangat, ya!]
Aku mengetik dengan hati perih. Entah kenapa, selama ini aku terlalu berharap lebih. Bahkan tanpa sadar, aku menitikkan air mata dan kuusap perlahan dengan ujung jemari.