Ketupat Untuk Emak
ucap Nyonya Marni dengan nada suara rendah namun penuh penekanan, matanya melotot tajam menatap wajah Alif.
Alif menundukkan kepalanya dengan hormat dan takzim, sepenuhnya ingat pesan Emak untuk selalu sopan pada orang yang lebih tua. "I-iya, Nyonya Besar. Alif biasa bangun subuh untuk sholat, Nyonya," jawab Alif pelan, suaranya terdengar canggung namun tetap santun.
Nyonya Marni mendengus kasar, ia melipat kedua tangannya di dada, menatap Alif dari ujung kaki hingga ke ujung kepala dengan tatapan meremehkan.
Bab Populer