PESONA PRIA RIVAL SUAMIKU
Kelopak mata perempuan itu tampak terpejam tapi tak tenang, bibirnya kering, dan tubuhnya sesekali bergetar.
"Aduh, Ken,..." bisik Rangga, separuh doa, separuh keluhan. Ia ragu. Tangannya terangkat, hampir menyentuh kening Kenna, tapi cepat ia urungkan. Baginya, batas itu jelas: Kenna seorang muballigh, perempuan yang selalu menjaga kehormatannya dengan ketat. Rangga tak ingin sekalipun Kenna merasa dirinya dilewati batas.
Namun ketika tubuh Kenna terlihat menggigil, Rangga nekat. Ia mendekatkan punggung telapak tangannya ke kening Kenna. Hangat. Bahkan terlalu hangat.
Hot Chapters