Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Tolong Lepaskan Aku Tuan Billionaire

Tolong Lepaskan Aku Tuan Billionaire

Novel klasik Inggris bertema cinta yang gelap, destruktif, dan penuh obsesi kepemilikan yang ekstrem itu langsung menyedot perhatiannya, kisah tentang cinta toksik dan ikatan jiwa tersiksa yang terasa begitu ironis jika dibaca di dalam ruang kerja seorang Silas Sinclaire. Hanaya mengerjap heran, lalu menarik sudut bibirnya membentuk senyuman tipis yang sarat makna. "Ternyata selera pria itu benar-benar sesuai dengan kepribadiannya" gumamnya dalam hati. Tangannya terulur untuk menarik novel tersebut dari rak. Membawa buku tebal itu kembali ke sofa, mendudukkan dirinya dengan nyaman, lalu membuka lembar demi lembar halaman pertama.
101.6K viewsOngoingAdded to Library 37 Times as silent reader novel
Read
+Library
Saat Cinta Menyapa Lagi

Saat Cinta Menyapa Lagi

"Satu kata pada satu waktu. Satu napas pada satu waktu." Di ujung perayaan, kau didatangi oleh entitas terakhir yang paling misterius: The Silence after the Final Page (Keheningan setelah Halaman Terakhir). Ia adalah perwujudan dari apa yang terjadi setelah sebuah cerita selesai dibaca. Ia sangat tenang dan damai. "Jangan takut padaku," katanya. "Aku bukan kematian cerita. Aku adalah momen di mana cerita itu meresap menjadi bagian dari keberadaan pembaca. Aku adalah 'Keabadian di Dalam Kenangan'."
965 viewsOngoingAdded to Library 21 Times as silent reader novel
Read
+Library
Hasrat Terlarang Sang Detektif

Hasrat Terlarang Sang Detektif

Mungkin saat Tara terlalu sibuk merapikan tumpukan naskahnya. Pesan itu datang tanpa nama pengirim. "Aku membaca naskahmu, Violet Crow. The Silent Slasher. Tajam, dingin, anyir. Seperti aroma dosa. Tapi aku menyukainya." Jantung Tara berhenti berdetak sejenak. Dia menatap layar itu lama. Jemarinya menggenggam ponsel erat-erat. Tidak mungkin. Tidak ada yang bisa membaca The Silent Slasher.
102.7K viewsCompletedAdded to Library 65 Times as silent reader novel
Show Reviews (38)
Read
+Library
Novi Kurniawati
ceritanya seru banget.... teka tekinya bikin bingung tapi bikin penasaran.. kalian harus baca sih soalnya makin di baca makin pusing dengan tekateki tambah penasaran jadi nagih + bingung gitu loh ...
muiz
Racikan ceritany gud, pembaca tuh diajak ikut tertarik dua arah. Antara profesionalitas vs perasaan. Kebawa mas Greg ngejar kebenaran atau terlena urusan hati wkwk. Dialognya bagus, ada dinginnya profesional tapi ada hangatnya cinta yang dipaksa tertahan. bikin baper tapi gak norak🫶...
Read All Reviews
Kesendirian

Kesendirian

Cuaca hari ini cerah dan awan kelihatan tidak mendung, aku senang karena cuacanya baik. Di kosan tidak ada teman buat mengobrol, jika aku merasa bosan hanya mama yang bisa tempat curhat ku dan Ribka juga. Setelah masak aku lanjutkan rebahan saja, aku mulai mengantuk. Akhirnya aku bisa tidur siang di cuaca yang cerah seperti ini. Aku mulai lelah dan istirahat sebentar saja dan aku bangun pukul 03:00 sore, segera membereskan kosan dan duduk santai sambil membaca novel karangan ‘Tere Liye.’
102.3K viewsOngoingAdded to Library 88 Times as silent reader novel
Read
+Library
Jatuh dalam Pesona Ayah Tiri Berengsekku

Jatuh dalam Pesona Ayah Tiri Berengsekku

"Terima kasih, Mr. Luther, tapi seperti yang Nickollas katakan—" ​"Tunggu, jangan katakan 'tidak' dulu sebelum kau melihat ini," Raymond memotong cepat, membuka tas kulitnya dan mengeluarkan sebuah naskah tebal dengan sampul berwarna biru tua. "Judulnya 'The Silent Queen'. Ini tentang seorang wanita yang terjebak dalam pernikahan politik dan harus bermain peran untuk bertahan hidup di tengah serigala. Kedengarannya familiar, bukan?"
4.6K viewsCompletedAdded to Library 110 Times as silent reader novel
Read
+Library
Dari Budak Menjadi Bencana

Dari Budak Menjadi Bencana

dan menolak semua emosi dan koneksi sebagai "kotoran duniawi" Penduduk desa memiliki mata yang kosong dan suara yang datar. Mereka telah mengasingkan diri dari keluarga mereka, berhenti bercerita, berhenti bernyanyi. Desa itu sunyi—terlalu sunyi. Ini adalah karya The Silence. Bukan dengan kekerasan, tapi dengan bujukan halus—meyakinkan mereka bahwa dengan melepaskan makna, mereka akan menemukan kedamaian.
101.4K viewsOngoingAdded to Library 43 Times as silent reader novel
Read
+Library
Protokol Senyap: Aletheia

Protokol Senyap: Aletheia

Nyra tersenyum tipis. "Data siswa Akademi Aethelgard II." Hening. Beberapa detik berlalu tanpa suara. Lalu Lena tertawa kecil pelan sambil menutup wajahnya dengan bantal. "Nah…" gumamnya. "Sekarang mulai menarik." Nyra mendecakkan lidah. "Aku heran kenapa reaksimu selalu seperti orang yang baru menemukan serial baru untuk ditonton."
409 viewsOngoingAdded to Library 13 Times as silent reader novel
Read
+Library
Pernikahan tanpa Bahagia

Pernikahan tanpa Bahagia

“Dan mungkin itu sebabnya aku selalu membaca tulisanmu.” Ada keheningan yang panjang setelah itu. Bukan hening yang canggung, tapi hening yang mengerti—seperti dua orang yang tahu bahwa percakapan mereka bukan tentang apa yang diucapkan, melainkan tentang apa yang tidak perlu dijelaskan. --- Beberapa minggu berlalu. Rani menyelesaikan naskah barunya—novel tanpa judul, tanpa nama penulis di halaman pertama. Ia mengirimkannya ke penerbit dengan catatan pendek:
1.4K viewsOngoingAdded to Library 51 Times as silent reader novel
Read
+Library
Terjebak Cinta Bos Sadis

Terjebak Cinta Bos Sadis

Langkah yang Tidak Terdengar Tidak ada suara pintu dibuka. Tidak ada langkah kaki yang jelas. Tapi— kami semua tahu. Seseorang sudah ada di dalam. Udara berubah. Tekanan terasa berbeda. Seperti ada sesuatu yang “mengisi” ruang kosong itu. Dan perlahan— dari kegelapan di ujung ruangan— sesuatu bergerak. Siluet. Tidak jelas.
101.1K viewsOngoingAdded to Library 33 Times as silent reader novel
Read
+Library
Mencintai dalam Diam

Mencintai dalam Diam

di pojok kiri atas, serta tulisan tangan yang familier. Kalimat di baris pertamanya saja sudah membuat Sandi menggertakkan giginya. Setelah membaca sisa kalimatnya, dia tertawa marah. "Oke, oke, oke!" katanya dengan nada yang sangat menakutkan. "Usia 21 tahun, sudah pintar sekarang, bagus, bagus, bagus!" Begitu matanya tertuju pada kotak hadiah merah tersebut, sorot matanya memancarkan luapan emosi yang kuat.
27.5K viewsCompletedAdded to Library 713 Times as silent reader novel
Read
+Library
PREV
12345
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status