Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Obsesi Liar CEO

Obsesi Liar CEO

Tidak ada suara lain terkecuali bunyi satu sampai dua ekor hewan yang merayap di balik atap. Menikmati hening sebentar, netra coklat itu berpendar menatapi sekelilingnya sebelum matanya tertuju pada layar ponsel yang kini berdenting nyaring dengan beberapa pesan yang masuk tanpa henti. Tidak ada niat untuk meraih, menunggu sampai sang pengirim pesan untuk berhenti mengirimi pesan lantas kembali dipeluk oleh keheningan. Barangkali keheningan memang begitu nyaman sampai akhirnya jiwanya ikut tenggelam nyaman. Dikekang oleh sepi hingga nyaris menolak untuk keluar. Namun, agaknya sang pengirim pesan tidak mudah menyerah seperti yang dia pikirkan. Denting singkat itu beralih ke dering yang panjan
1047.2K viewsOngoingAdded to Library 1.4K Times as silent reading
Read
+Library
Edisi Kelas

Edisi Kelas

Mencatat soal dan memasang pendengaran dengan benar agar soal yang didiktekan terdengar jelas. Guru membacakan soal yang ada di kertas kecil di tangannya. Dengan suara lantang dan diulang sebanyak dua kali sembari berjalan di depan bolak-balik seperti setrikaan. Perut Awan kembali berulah. Kini terasa lebih sakit dan ingin ke toilet saat itu juga. Dengan tekanan tangan di bawah perut terasa sedikit mendingan, ringisan kesakitan mengganggu konsentrasi Awan yang mencoba mendengar suara guru dengan tenang.
104.4K viewsOngoingAdded to Library 110 Times as silent reading
Read
+Library
MANTANMU JADI ISTRI BOS

MANTANMU JADI ISTRI BOS

Di antara desahan dan bisikan cinta, sebuah suara kecil mulai terdengar. Drrrrttt... drrrrttt... Ponsel Ali yang tergeletak di meja mulai bergetar. Tak lama, ponsel Dahlia juga ikut menyusul. Getaran demi getaran, terus menerus, seolah memohon untuk diperhatikan. Namun mereka tidak peduli. Suara itu masih tertahan oleh mode silent. Mereka masih saling membisiki, saling menyentuh, saling mengisi satu sama lain dengan cinta yang mendalam.
3.2K viewsCompletedAdded to Library 122 Times as silent reading
Read
+Library
Suamiku Bukan yang Kukira

Suamiku Bukan yang Kukira

Kemudian kuklik. Pemutar audio sederhana muncul. Bilah waktunya 00:00 / 01:13. Suara statis pelan, seperti hujan yang jatuh di atap seng jauh di gang belakang. Lalu suara berdeham seseorang yang kukenal hanya dari cara ia menahan napas di suku kata pertama. “Sin…” Aku menutup mulut dengan punggung tangan. Penyangga kecil agar hati tidak jatuh pecah-pecah di lantai.
788 viewsOngoingAdded to Library 26 Times as silent reading
Read
+Library
Mafia Insyaf

Mafia Insyaf

“Aku juga ngerasa ada yang aneh. Kayak semua orang lagi tutup mulut serentak. Bukan karena takut... tapi karena tahu suaranya gak bakal sampai ke mana-mana.” Anton menatap langit gelap. “Karena itu namanya Protokol Silencio. Mereka gak matiin orang secara langsung. Mereka matiin semua kemungkinan bicara. Biar yang masih hidup pun berasa kayak hantu.” Rina memeluk lututnya. “Kalau semua orang diem, gimana kita bisa menang?” Anton menjawab tanpa ragu, “Kita bikin satu suara yang terlalu keras buat bisa dikacangin.”
1.4K viewsOngoingAdded to Library 40 Times as silent reading
Read
+Library
Tolong Lepaskan Aku Tuan Billionaire

Tolong Lepaskan Aku Tuan Billionaire

tanya Hanaya, nekat melontarkan pertanyaan yang sudah mengganjal di kepalanya sejak tadi. Di seberang sambungan, suasana mendadak senyap. Tidak ada suara helaan napas maupun gerakan. Hanya deru angin malam dari luar dinding kaca yang mengisi keheningan. Beberapa detik berlalu sebelum suara berat Silas kembali terdengar, kali ini bernada selidik yang begitu tajam.
10887 viewsOngoingAdded to Library 23 Times as silent reading
Read
+Library
TERJEBAK MANISNYA PSIKOPAT GILA

TERJEBAK MANISNYA PSIKOPAT GILA

Apa itu tadi? Ketika aku membuka mata, aku tidak dapat melihat apa pun. Yang bisa aku lihat hanyalah hitam. Saat detak jantungku berdebar kencang di telingaku seperti alarm darurat, aku mendengar ritme yang tidak teratur bergema melalui kesunyian yang gelap. Ketak. Klik klak. Ketak. Itu adalah suara mesin tik. Seolah-olah keyboard tak kasat mata sedang merayap ke arahku bersamaan dengan suara pengetikan yang pelan.
102.2K viewsOngoingAdded to Library 46 Times as silent reading
Read
+Library
Dari Penguasa Kegelapan Menjadi Raja Pedang

Dari Penguasa Kegelapan Menjadi Raja Pedang

Matanya bergerak dari kiri ke kanan dengan sangat teratur, ekspresi wajahnya tidak berubah dari baris pertama sampai baris kedelapan. Di baris kesembilan, matanya berhenti. Ia tidak melanjutkan membaca selama beberapa detik. Napasnya yang tadinya sangat teratur menjadi tidak terdengar sama sekali, seperti seseorang yang lupa bernapas karena apa yang sedang dibacanya membutuhkan lebih dari yang dimiliki oleh satu napas biasa. Rong Tian tidak mengangkat kepalanya dari gulungan itu. Imam Taois Qingfeng melanjutkan membaca sampai baris terakhir.
9.720.7K viewsCompletedAdded to Library 414 Times as silent reading
Show Reviews (14)
Read
+Library
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Novel ini menceritakan petualangan Lin Chen hingga menjadi Penguasa Alam. Selain reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam Atas, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan 3 Dewa Kuno mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Jimmy Chuu
Meskipun membaca buku ini bisa menjadi buku mandiri, namun Lore dari kisah : Dari Penguasa Kegelapan Menjadi Raja Pedang adalah : 1. Warisan Artefak Kuno 2. Pewaris Kultivasi Iblis - Raja Kelelawar Hitam 3. Dari Penguasa Kegelapan Menjadi Raja Pedang
Read All Reviews
Kembalinya Duchess Muda

Kembalinya Duchess Muda

Intonasi yang jelas dan kecepatan stabil membuat setiap kata yang diucapkan oleh Kalista sangat menyenangkan telinga. Separuh perjalanan diisi dengan suara lembut sang nona muda. Setengahnya lagi, hanya ada keheningan yang menemani. Hal tersebut dikarenakan Nona Ruliazer yang manis tertidur bahkan sebelum menyelesaikan buku bacaanya.
107.1K viewsCompletedAdded to Library 232 Times as silent reading
Read
+Library
Maukah Kau Menemaniku Pergi Ke Dunia Dongeng?

Maukah Kau Menemaniku Pergi Ke Dunia Dongeng?

Ruangan menjadi hening sejenak, sunyi yang begitu pekat sehingga seolah-olah konsep suara itu sendiri menghilang dari dunia. Tapi, keheningan itu pecah oleh helaan napas panjang dan dalam dari Lola. Dia menopang kepalanya dengan kedua telapak tangan, siku bertumpu di meja. Lalu, dengan suara lirih yang hanya ditujukan untuk dirinya sendiri dan mungkin bayangan di cermin, dia bergumam:
557 viewsOngoingAdded to Library 15 Times as silent reading
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status