Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Silent love

Silent love

jawab letta sekenaknya sambil berlalu masuk tak lupa senyum manis selalu menghiasi disetiap ucapan gadis muda itu. Dikelas alleta termasuk siswi pendiam namun banyak teman, teman-temannya sudah paham betul dengan alleta yang lebih nyaman diam dan membaca buku, namun selalu ramah dan siap membantu kapanpun teman-temannya membutuhkan pertolongan. "letta, kamu habis lulus rencana kedepan mau ngapain? "tanya rini teman sebangku alleta
103.6K viewsOngoingAdded to Library 79 Times as silent reading
Read
+Library
LEPASKAN AKU, TUAN NOAH!

LEPASKAN AKU, TUAN NOAH!

Setiap suku kata diucapkan dengan jeda napas yang berat, menuntut usaha fisik yang luar biasa. Icha menghentikan gerakan sendoknya di udara. Ia mengernyitkan dahi, menatap tajam bibir pucat Noah yang kini mulai bisa mengeluarkan gelombang suara. Bukan rasa iba yang muncul, melainkan sebuah dengusan remeh.
106.6K viewsOngoingAdded to Library 151 Times as silent reading
Read
+Library
The Mafia's Deceptive Bride

The Mafia's Deceptive Bride

Alana membiarkan udara kotor dari paru-parunya keluar. “Bergerak, Alana! Sekarang! Lima belas detik dari detik terakhir kamu berbicara dengan Julian. Aku sudah me-flash layar tersembunyi. Dua puluh tiga kaki. Target vital, gunakan Silent Tread! Jika dia menyentuhmu, dia menang!” teriak Atlas, nadanya mendesak, menuntut kinerja yang maksimal.
101.8K viewsCompletedAdded to Library 38 Times as silent reading
Read
+Library
Miliknya Di Antara Dua Dunia

Miliknya Di Antara Dua Dunia

Di tengah hening itu, hanya ada dua suara: cahaya retak Rynor, dan bara terbakar Kael. Mereka bukan huruf, bukan ayat. Mereka adalah jeda—jeda yang bisa mengubah arah seluruh buku. --- Kosong yang Mengandung Diam itu panjang. Bukan hening damai, tapi hening yang sarat, seperti rahim yang belum tahu apakah ia mengandung bayi atau bom. Semesta baru, yang tadinya retak dan pecah, kini menggantung di ambang.
101.3K viewsOngoingAdded to Library 35 Times as silent reading
Read
+Library
Protokol Senyap: Aletheia

Protokol Senyap: Aletheia

Namun justru itu masalahnya. Arthur tidak suka sesuatu yang tidak bisa dia baca dengan jelas. Sejak tadi dia mencoba memahami Lena seperti memahami saksi lain dalam kasus. Memperhatikan ekspresi, pola bicara, arah pandangan, hingga gerakan kecil. Tetapi Lena terlalu rapi. Langkah Arthur melambat sesaat. Pikiran itu terasa mengganggu.
358 viewsOngoingAdded to Library 12 Times as silent reading
Read
+Library
Antara Peran dan Perasaan

Antara Peran dan Perasaan

“Ternyata diam bisa bikin aku tenang, bukan karena hening… tapi karena aku nggak harus jawab apa-apa.” Setelah satu jam, Alana berdiri. Bukan untuk bicara panjang, tapi hanya mengucapkan: “Terima kasih karena sudah berani duduk. Sunyi bukan tentang tidak ada suara. Tapi tentang memberi ruang pada suara yang selama ini kamu sembunyikan.” Salah satu anak, sebelum pulang, berkata pelan: “Kak, waktu Kakak diam… rasanya kayak Kakak tetap bicara.
101.8K viewsCompletedAdded to Library 69 Times as silent reading
Read
+Library
Menjadi Ratu Kesayangan Kaisar Tiran

Menjadi Ratu Kesayangan Kaisar Tiran

Ruangan itu tetap sunyi. Hanya ada suara halus kertas yang sesekali bergeser di antara jemarinya. Lorrene terus membaca hingga baris terakhir, lalu perlahan menurunkan surat itu. Ia tidak langsung bergerak, tidak pula berbicara. Tatapannya jatuh pada permukaan meja, kosong, seolah pikirannya sedang menyusun sesuatu yang lebih besar dari sekadar isi surat itu.
1087.9K viewsCompletedAdded to Library 3.5K Times as silent reading
Read
+Library
Dari Budak Menjadi Bencana

Dari Budak Menjadi Bencana

Komunikasi dengan Silence, entitas kesadaran dari lapisan Pra-Struktur, tetap terbuka seperti saluran radio yang sangat tenang. Pertukaran pola keheningan terus berlanjut, meski lambat dan seringkali sulit dipahami. Dari mereka, Dewan belajar untuk "mendengarkan" realitas dengan cara baru—bukan hanya pada apa yang ada, tetapi juga pada ruang di antara apa yang ada.
101.4K viewsOngoingAdded to Library 55 Times as silent reading
Read
+Library
Saat Cinta Menyapa Lagi

Saat Cinta Menyapa Lagi

"Berhenti! Jangan beri aku makna! Aku adalah ketiadaan!" ​"Tidak ada yang benar-benar tiada, Silence," kata Nara lembut, melangkah mendekati lubang hitam itu. "Bahkan spasi di antara kata-kata dalam sebuah buku memiliki fungsi. Tanpa spasi, kata-kata tidak bisa dibaca. Kau adalah 'Jeda' yang kami butuhkan untuk bernapas, bukan 'Titik' yang mengakhiri segalanya."
902 viewsOngoingAdded to Library 24 Times as silent reading
Read
+Library
Bayi Bungkus (Aku Terlahir dengan Mata Batin) (INDONESIA)

Bayi Bungkus (Aku Terlahir dengan Mata Batin) (INDONESIA)

Isyarat diam dia pinta dengan meletakkan jari telunjuknya di depan bibir. Menunggu dalam keheningan. Bulan sabit mulai turun. Langit tetap redup, terselubung kepekatan. Udara dingin menerpa badan. Suara binatang malam memenuhi telinga. Aku bersedekap. Tertunduk dengan sorot mata menekuri tanah. Sahira menciptakan suara tandingan dengan bermain kerikil kecil di bawah kakinya. Mengocoknya di dalam dekapan telapak tangan, sebelum kemudian melemparnya satupersatu serampangan. "Sah, hentikan. Salah-salah malah kenak makhluk tak kasat mata."
1011.3K viewsOngoingAdded to Library 248 Times as silent reading
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status