MADU YANG BERACUN
“Jangan-jangan Kak Jenar difitnah? Siapa yang tega melakukan itu?”
“Iya, sayang. Ini pasti hanya salah paham. Kau harus tenang dulu, ya.”
“Aku tidak akan memaafkannya kalau setelah aku tahu siapa orangnya,” ucapnya penuh amarah. Matanya penuh kilatan amarah.
“Ya sudah, kita makan dulu, yuk. Nanti dedenya lapar.”
“Aku belum lapar, Mas,” tolak Jasmine dengan suara rendah.