Teror Mantan
Sinta berdiri dan mengelus kepala Laura dengan lembut, melihat ke arah Anita dengan penuh tanda tanya, Anita mengidikan bahunya karena ia pun tak tahu apa yang membuat Laura bersedih, sebelum dapat telepon dari Dimas, Laura masih tertawa riang dengan Rio dan dirinya tapi setelah dapat kabar tersebut, tak ada suara lagi dari Laura ia malah terlihat diam sejak tadi dan kini Laura malah menangis semakin kencang.
Sinta memeluk tubuh Laura yang bergetar karena menangis dengan kencang, di ikuti Anita yang memeluk Laura juga sambil mengelus lembut puncuk kepalanya.
"Apa kamu tak senang denger kabar ini?" Tanya Anita.
Laura menggelengkan kepalanya pelan sambil tergugu perlahan,"Lalu kenapa apa ada y
Hot Chapters