DENDAM MANTAN ISTRI
Dia belum ingin berpisah dengan Mala pagi ini.
“Ini sudah siang, aku lapar.” Mala berusaha melepas tangan Gamma yang mendekapnya kuat.
“Siang? Ini masih gelap,” gumam Gamma, kembali mengangkat dagu Mala dengan jemarinya dan Mala menyerah. Gamma sudah mengenali setiap inchi dirinya, termasuk tahi lalat di pangkal lehernya. Dia sudah mengklaim bahwa tahi lalat itu hanya dia yang boleh menyentuh. Setiap Gamma mengangkat dagunya dengan jemarinya, bibirnya akan berakhir di tahi lalat sebesar kacang hijau itu.
ตอนยอดนิยม