Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mad Blooming Queen

Mad Blooming Queen

Lirik yang dilantunkan oleh sang Sphinx dalam sebuah senandung diiringi dengan desiran angin, aura yang kuat dan momentum yang lembut menyapu sosok kecil Fiona yang tengah berdiri di depan sang Sphinx. Fiona bisa merasakan jiwanya bergetar, lagu yang dinyanyikan oleh Sphinx tersebut bukanlah sekedar lagu yang sering terdengar di radio-radio, lagu tersebut mengandung sihir sehingga bisa menggetarkan jiwa orang yang mendengarnya.
105.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 120 kali sebagai siren's song manhwa
Baca
+Pustaka
Sang Dukun Seruling Dan Muridnya

Sang Dukun Seruling Dan Muridnya

Ibu jari dan jari telunjuknya membentuk huruf V siap untuk mencolok nya sampai buta. Sekar termenung melihat penampilan mereka yang visualnya terlalu epik. Sekar punya pemikiran jenius, "Aku dapat ide cemerlang, aku akan membuat pertarungan kalian berdua lebih mencekam." Sekar mulai mengakat seruling bambu kuning dan menyajikan musik penuh semangat mendebarkan. Mengambil napas panjang, Sekar mulai meniup seruling mengiringi andegan dramatis sambil tersenyum sembrono di matanya. Jika keduanya tau kalau mereka dijadikan bahan tontonan, keduanya pasti akan mengalami autis dan muntah darah.
1.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai siren's song manhwa
Baca
+Pustaka
Sasaeng Is Me

Sasaeng Is Me

jawab Jae Hyun. “Apa kau kelelahan?” tanya Suho lagi, mengingat apa yang sempat mereka bahas ketika sebelum comeback di mulai kala itu. “Bukan…” Jae Hyun menggeleng. “Aku hanya merasa sedikit tidak nyaman saja, dengan ini…” Jae Hyun kemudian memberikan ponselnya pada Suho. Dan membiarkan Suho melihat langsung apa yang tengah dia baca. “Fanfiction?” Suho mengernyitkan kening dan menggeser lagi layar ponsel Jae Hyun dan menemukan sebuah gambar yang dia yakini sebagai editan dari fans.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 100 kali sebagai siren's song manhwa
Baca
+Pustaka
Jin Qorin, Sang Kembaran Jiwa

Jin Qorin, Sang Kembaran Jiwa

Jawab Kembaran Bobby. “Untuk tujuan apa pengorbanan itu dilakukan?” Tanya Bayu kemudian. “Bobby melakukan pesugihan yang menyembah Siluman Babi. Untuk menjadi pengikut Siluman Babi, Bobby harus melakukan ritual persetubuhan terhadap gadis perawan sebanyak 13 orang agar bisnisnya berhasil dan menjadi kaya.” Kata Kembaran Bobby menjelaskan. “Mengapa gadis-gadis ini harus dibunuh? Bukankah sudah cukup hanya dengan melakukan ritual saja?” Tanya Bayu lagi.
9.315.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 494 kali sebagai siren's song manhwa
Baca
+Pustaka
MOIROE

MOIROE

Leyah, wanita itu adalah Makhluk yang dikenal dengan suara nyanyian mereka yang merdu dan menggoda, namun sangat mematikan di saat yang sama, Seekor Siren. Leyah bangkit dan mengusap bahu sang tuan sebelum pergi, dan berkata, "tentu saja, aku akan menunggu tuanku di tempat tidur. Aku tidak sabar, tuanku." Vilaevils mengangguk, "baiklah, ayo pergi." Ia segera berdiri, merengkuh lekuk pinggang wanita itu, dan meninggalkan perintah untuk Saga.
1026.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 805 kali sebagai siren's song manhwa
Baca
+Pustaka
Saga Sang Gagak Barong

Saga Sang Gagak Barong

Ia bermaksud menunggu Guntur mengemukakan rencana, tapi Kaindra terlanjur menantangnya dan ia tidak bisa menepisnya begitu saja. “Baiklah! Kita butuh seorang gadis muda yang cantik dan oriental seperti yang disukainya. Tapi yang terpenting, pastikan dia tidak memiliki orang yang akan merindukannya. Yudanta bisa mendapatkan yang seperti itu” kata Wignya mulai menjelaskan. “Jumat malam, enam hari lagi, adalah acara pembukaan nightclub baru kita. “Sinner’s Sanctuary?” tanya Kaindra mengonfirmasi.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai siren's song manhwa
Baca
+Pustaka
Elmaut Berwajah Merah

Elmaut Berwajah Merah

“Song Bun Kwi! Kau tidak lihat siapa kami? Teriak Siang Hay. Tidak ada suara balasan dari Song Bun Kwi, suara petikan kecapi semakin lama semakin sedih dan membuat mata orang-orang yang bertempur perlahan mulai mengucurkan air mata, terbuai oleh suara petikan senar Dawai Song Bun Kwi. Mata Wu Chen menatap tajam ke ujung pohon dimana Song Bun Kwi tengah duduk di pucuk pohon tersebut sambil memetik kecapi. “Tidak kusangka ilmu meringankan tubuh Song Bun Kwi sangat tinggi, sehingga ia bisa duduk di dedaunan sambil memetik kecapi,” batin Thian Sin. “Hai setan!? Hentikan petikan Gunzhen Mu, kalau kau ingin membunuhku langsung keluar saja, tidak usah tang tang ting ting, bikin hilang semangat bert
1014.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 497 kali sebagai siren's song manhwa
Baca
+Pustaka
OBSESI SANG ANTAGONIS

OBSESI SANG ANTAGONIS

“Dan mungkin… mengancam bagi yang lain.” Karin mengangkat alis, tapi tidak menanggapi lebih jauh. Ia hanya menatap Siren yang kini kembali menyesap tehnya dengan tatapan santai... terlalu santai. Ada sesuatu di balik ketenangan itu, sesuatu yang membuat dada Karin terasa aneh. Dalam novel aslinya, Siren seharusnya berdiri di sisi Lucia. Namun gadis di depannya ini… tampak berbeda.
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai siren's song manhwa
Baca
+Pustaka
Pembalasan Sang Siren

Pembalasan Sang Siren

Lebih seperti pusat perang yang dibangun perlahan oleh seseorang yang menolak kalah. Kiara berdiri di depan layar utama tanpa bergerak sejak beberapa menit terakhir. Tangannya terlipat di depan dada, sementara matanya menatap satu jalur data yang berhenti tepat pada inisial yang kini terlalu sering muncul dalam hidupnya. D. S. Dulu itu hanya dua huruf. Sekarang dua huruf itu mulai terasa seperti pintu menuju sesuatu yang selama ini sengaja dikubur terlalu dalam.
543 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai siren's song manhwa
Baca
+Pustaka
Selir Hati Sang Penguasa

Selir Hati Sang Penguasa

Kiara tersenyum, ia mengecup singkat bibir Dimas. "Bagaimana rasanya?" tanya Kiara. "Hangat dan basah." jawab Dimas malu. Dimas yang diberi lampu hijau mulai menciumi dan menyentuh Kiara. Yang terdengar hanya cumbu rayu serta sentuhan-sentuhan hangat dan itu semua membuat Kiara merasakan kehangatan kedua setelah Dalvin. Di tengah malam, saat Kiara terlelap, mimpi-mimpi indah datang menghampiri. Namun, tiba-tiba, suara ponsel Dimas berdering, memecahkan keheningan malam.
1.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai siren's song manhwa
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status