SISA CINTA UNTUK ISTRIKU
"Mas, dengarkan ini baik-baik. Rasa sayangku padamu tidak pernah berubah sampai detik ini, berbeda dengan kamu yang mulai kehilangan rasa itu. Kamu mungkin berpikir bahwa aku ini naif, tapi percayalah, aku hanya ingin menghabiskan sisa hidupku dengan berbakti padamu, seorang lelaki dengan gelar suami. Aku sudah tidak memiliki siapa pun lagi di dunia ini. Selama kamu tidak berlaku kasar padaku, aku akan tetap di sampingmu."
Ucapan Mutia begitu menampar aku yang tidak tahu diri ini. Ternyata Mutiaku masih sama seperti dulu, rasa sayangnya teramat dalam, tapi apa yang telah kulakukan padanya, aku justru malah menghianatinya.
"Maafkan aku Mutia, aku tidak tau bahwa rasa sayangmu sebesar ini." Ak
Bab Populer