Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
MY STEPBROTHER : Crazy, Sexy, Cool

MY STEPBROTHER : Crazy, Sexy, Cool

Ia melihat sketsa wajah seorang gadis cantik dengan mata bulat dan tahi lalat yang ada di ujung matanya. "Tunggu, gue kenal orangnya." Malik mengambil alih buku gambar yang ada di genggaman sang kekasih. Mencoba untuk mengenali siapa yang ada di dalam sketsa itu. "Lo pacaran sama cewe yang—" Sesegera mungkin Zain meraih itu dari Malik. Kembali menutupnya dengan kasar lalu mulai berdecak ringan. "Jangan ikut campur," tukasnya dengan nada ketus, khas seorang Zain Kalandra.
9.830.2K viewsCompletedAdded to Library 664 Times as sketsa malin kundang
Show Reviews (44)
Read
+Library
tataflw
baru baca bab pertama udah disuguhi adegan uwu. jadi kepengen kan, wkwkwk. novel cantik yang keren dengan tambahan bahasa Inggris yang membuatku belajar bahasa Inggris. gemeshhhhh bangettt intinya. siapapun wajib mampir!!! Malik dan Xena, semangat ya😆❤ kakak author kudu semangat ter000s❤✨
Lefkilavanta
hai ini adalah penulis Lefkilavanta 💜 terimakasih untuk dukungan kalian atas My Stepbrother (karya pertama dari Lefkilavanta) MY STEPBROTHER akan update setiap hari pukul 19:00 WIB❤️ Xoxo and Happy Reading 💜
Read All Reviews
Kadrun

Kadrun

OK. Kadrun kembali berusaha memejamkan mata. Akan tetapi wajah Siti kembali membayang di pelupuk matanya. Dia mengambil bantal dan menutup wajahnya rapat-rapat. Tapi bukannya wajah Siti yang sirna dari ingatannya tapi dia jadi tersengal-sengal kehabisan napas. Kadrun meraih buku sketsa yang ada dalam tas kerjanya. Lelaki itu mulai melukis sebuah desain batik. Lelaki berambut gondrong itu sangat tekun mengguratkan pensil pada kertas sketsanya. Setelah melengkapi gambar sketsanya dia mewarnainya dengan pensil warna. Tak terasa weker di nakas sudah menunjukkan jam 05.00 WIB. Sebuah desain batik yang cantik dan tidak umum tertuang di atas kertas. Walaupun bukan khas Jambi. Sketsa itu penuh denga
4.1K viewsOngoingAdded to Library 113 Times as sketsa malin kundang
Read
+Library
Serenade Cinta Dibawah Bintang

Serenade Cinta Dibawah Bintang

Tatapannya menerawang, menembus kaca jendela yang berkabut. Di tempat lain, Luna duduk di dalam bis malam menuju kota tempat pameran beasiswa seni diadakan. Tangannya menggenggam sketsa yang baru selesai ia buat—gambaran siluet dua orang, saling membelakangi, tapi dengan tangan yang masih saling menggenggam. Ia menamai sketsa itu “Jarak yang Masih Peduli.”
101.7K viewsCompletedAdded to Library 51 Times as sketsa malin kundang
Read
+Library
The Billionaire's Little Victim

The Billionaire's Little Victim

Melalui sandi sketsa tersebut, Adrian menuliskan sebuah pesan kepada Estela. “Kita akan turuti semua kemauan mereka, tapi kita akan menyisipkan kelemahan struktur di dalam desain ini.” Estela membalas dengan goresan pensilnya di sudut kertas. “Di bagian mana?” Adrian menggeser penggarisnya ke arah gambar sistem ventilasi udara raksasa dan jalur pipa pembuangan air limbah bawah tanah.
10855 viewsCompletedAdded to Library 17 Times as sketsa malin kundang
Read
+Library
Skandal Satu Malam

Skandal Satu Malam

Claudia duduk di hadapan Ella, lalu makan malam pun dimulai. “Ada apa, Claudia?” sambung Benny yang khawatir pada putri bungsunya. Claudia mendesah panjang. “Aku memiliki gambar mansion yang aku buat sendiri. Rencananya, kalau tabunganku nanti cukup, aku akan membangun mansion itu. Tapi tadi di kantor gambar mansion-ku yang ada di atas meja hilang. “Hilang? Hilang bagaimana?” Ella dan Grania kompak menghentikan makan mereka, akibat ucapan Claudia.
10239.9K viewsCompletedAdded to Library 7.9K Times as sketsa malin kundang
Read
+Library
JERAT HASRAT TETANGGA TAMPAN

JERAT HASRAT TETANGGA TAMPAN

Ucapan Malinka itu terus bercokol di benaknya. ‘Kamu enggak perlu mengasihaniku, Malinka! Brengsek!’ Andreas melempar kuasnya ke arah kanvas sehingga mencoreng gambar pemandangan yang sedang dilukisnya. Pikirannya sudah runyam. Maka Andreas memutuskan untuk keluar, mencari udara segar.
27.3K viewsCompletedAdded to Library 545 Times as sketsa malin kundang
Read
+Library
Sang Kupu-Kupu Malam

Sang Kupu-Kupu Malam

teriak Ayunda kesal. Wanita itu terus melangkah tanpa memedulikan teriakan sahabatnya. Dia belum sepenuhnya siap untuk bercerita semuanya tentang Santa. Kini, dia harus bersiap pergi ke kelab untuk bertemu dengan pemuda itu. Marta akan menggunakan mini dress yang anggun. Serta polesan make up yang tipis. Sebab, Santa tak menyukai kalau dia berdandan berlebihan.
103.2K viewsOngoingAdded to Library 82 Times as sketsa malin kundang
Read
+Library
Gadis Di Ujung Cangkir

Gadis Di Ujung Cangkir

jelas si pesepeda sambil sesekali meringis menahan sakit di lututnya. “Wow, gambarmu bagus juga. Apakah itu untuk kekasihmu?” tanya pesepeda itu yang sekarang kita tahu dia bernama Lintang. “Oh, ini? Bukan, dia hanya seorang gadis yang saya ciptakan sendiri. Saya masih belajar membuat sketsa wajah.” tukasnya pria yang langsung merapikan alat-alat lukisnya dan ia masukkan ke dalam tasnya. Tetapi gadis tersebut menahannya dan segera meminta buku sketsa tersebut untuk dilihatnya. Timbul ketertarikan untuk melihat beberapa lembar dari buku tersebut. Mereka memulai obrolan tersebut tepat di gambar sebuah burung kenari yang terbang melintang diantara kedua ranting pohon.
102.5K viewsOngoingAdded to Library 77 Times as sketsa malin kundang
Read
+Library
MEZZALUNA [Indonesia]

MEZZALUNA [Indonesia]

Merah terang seperti milik Leona saat marah atau saat telah menemukan buruannya. "Dia memang bukan manusia." Batin Malia. Pria itu pun menunjukan seringai tipisnya saat Malia mulai menunjukan keresahannya. "Perkenalkan. Aku, Derick Skarsgard." ungkapnya seraya mengulurkan tangan kanannya ke hadapan Malia. "S- Ska... Skars –Skarsgard?!" pekik Malia dengan mata membulat tajam.
107.8K viewsCompletedAdded to Library 203 Times as sketsa malin kundang
Read
+Library
Anathema: Back to the Past

Anathema: Back to the Past

Pertama, ia bertanya kepada Nenek Sumitra tentang penangkal, akan tetapi Nenek Sumitra berkata tak ada penangkalnya karena kutukan sudah terjadi 100 tahun yang lalu. "Yang pasti tidak ada, tetapi mungkin jika dicari ada, Nak." Ucapnya, yang tak tahu pasti atau tidak. Ia pun bergegas ke rumah temannya yang sangat menyukai film serigala, Andra. Andra menyatakan tak ada solusi juga. "Kagak ada kayanya, kutukan tetep kutukan. Lo tau kisah Malin Kundang? Dia dikutuk sama Ibunya jadi batu, dan kutukan itu kagak bisa dicabut lagi."
108.6K viewsCompletedAdded to Library 308 Times as sketsa malin kundang
Read
+Library
PREV
123456
...
8
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status