Skandal Satu Malam Sang Presdir
Laura yang akhirnya mengerti maksud Smith, hanya memutar bola matanya dengan ekspresi yang menunjukkan campuran antara kekesalan dan keheranan.
“Otakmu benar-benar, Smith,” komentarnya sambil menggeleng-gelengkan kepala, seperti mencoba menepis absurditas yang baru saja ia dengar.
Sementara itu, Smith hanya menyunggingkan senyum samar, senyum yang seolah menyimpan seribu cerita yang tak terucap.
Ia meneguk segelas kecil bir di tangannya, membiarkan cairan dingin itu mengalir di tenggorokannya, sebelum akhirnya menyandarkan tubuhnya di sofa.
Hot Chapters