Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
RETAK

RETAK

Lalu Sebastian pamit setelah menaruh lima lembar uang merah di atas meja. Vitaloka menatap punggung atletis Sebastian yang menjauh hingga keluar dari kafe. Membuka layar gawai, menatap foto yang tadi dia kirim. Entah mengapa gaya rambut dan warna rambut perempuan itu sangat mirip dengan orang yang selalu memberi kata-kata semangat dan ucapan berupa godaan untuknya serta Sebastian. "Kenapa aku merasa perempuan ini mirip dengan Nesya adikku?"
103.5K viewsOngoingAdded to Library 138 Times as spare
Read
+Library
LEAK

LEAK

Muncul lima sosok leak yang wujudnya sama persis. Rupanya seperti seorang kakek-kakek. Dengan wajah penuh keriput yang kasar, bagai kulit pohon yang sudah tua dan hendak mengelupas. Hal yang sama juga tampak pada kulit kepalanya. Karena sosok itu tidak memiliki rambut di bagian tengah. Hanya ada di sisi kiri kanan serta belakang. Itu pun cuma sejumput. Celuluk, batin Arjuna yang langsung berbalik ke belakang untuk mencari tempat yang lapang.
103.8K viewsOngoingAdded to Library 126 Times as spare
Read
+Library
Alice

Alice

My babu Gatha Gak modal banget lu Aurisat Bodoamat, yang punya aja gak ngomel Lialol Gas kan ae lah, gw juga bosen dirumah Nialos Aku gak ikut, adek ku sakit Aurisat Yaelah ribet amat tinggal telantarin aja My babu Gatha Sesat Lialol 2 Nialos 3 Alice cantik Setuju nih gw sama Auri My babu Gatha Ketuanya aja udah sesat, apalagi anggotanya Alice cantik Kalau mau kerumah gw, mending gak usah ke apart gw aja Aurisat OTW (read) Alice menutup ponselnya ia segera membersihkan badan dan pergi ke apartemennya. Alice memang punya Apartemen sendiri dengan uangnya sendiri, tidak ada yang tau termasuk keluarganya.
105.9K viewsOn holdAdded to Library 129 Times as spare
Read
+Library
Home

Home

22 Gedung studio milik Angkasa tampak sepi hari ini. Biru bersyukur, karena biasanya Angkasa menyewakan gedungnya pada beberapa band-band kecil yang ingin latihan. Di sana, hanya ada satpam yang menjaga pintu masuk dan keluar-itupun kelihatan tidak niat, karena pria berusia empat puluhan itu hanya memandangi ponsel sambil minum kopi hitam di dalam pos.
1013.0K viewsCompletedAdded to Library 324 Times as spare
Read
+Library
Zurvive

Zurvive

Jelas saja, memang perumahan selalu identik dengan suasana sepi, karena kurang nya sosialisasi, terlebih lagi, rata-rata dihuni oleh pendatang luar kota yang merantau. Kami berhenti di depan halaman basecamp, berpagar besi dengan cat oranye, terlihat kokoh sehingga zombi tak bisa menembus. Kami melihat dari luar, rumah itu terlihat sepi, apa mungkin teman-teman berada di dalam? Dengan mengendap-endap, kami mencoba memanggil teman-teman kami yang ada di dalam. "Fik, ini Angga ama Arul..!! Cepet keluar..", teriak ku lirih.
103.3K viewsOngoingAdded to Library 104 Times as spare
Read
+Library
ESCAPE

ESCAPE

tanya Ranti lagi yang sesaat kemudian ingin menangis, namun Kevin pun segera menyeka air matanya. “Sebaiknya kita pergi dulu dari sini,” bisik Kevin membawa Ranti pada suatu rumah yang lumayan jauh dari komplek perumahan mereka. Kevin mengatakan jika ada hal buruk yang terjadi di antara ia dan Ayahnya yang membuat pemuda itu kabur dari rumah. Dengan barang bawaan dan uang seadanya, Kevin menyewa sebuah rumah kecil untuk ia tinggali. Bahkan setiap harinya Kevin bekerja part time untuk mencari biaya makan sehari-hari, sedangkan ponselnya ia tak sengaja meninggalkannya dirumah. Namun pemuda itu bersyukur bisa menemui Ranti lagi, karena ia pikir mungkin saja ia tak dapat bertemu Ranti setelah in
103.0K viewsOngoingAdded to Library 60 Times as spare
Read
+Library
PARALLEL

PARALLEL

Vladivostok, Mei 2025 Tiga hari terasa cepat bagi Xabi yang menghabiskan waktunya untuk berlatih berjalan. Kini ia mampu berjalan dengan batuan satu tongkat saja. Sedikit terlambat memang, tapi ia mendapati akun bank dalam ponselnya masih memiliki sejumlah uang. Beruntung semua passcode yang digunakan adalah sidik jari dan retinanya.
2.9K viewsOngoingAdded to Library 115 Times as spare
Read
+Library
Mate

Mate

Intan Pitalokamatchederesaneel
ucapku agak ngeri. Mas Wira hanya ber-hm. Beberapa menit kami hanya diam-diaman. Tiba-tiba Mas Wira sibuk merogok kantung celananya. “Nih.” Mas Wira menyodorkan sebuah jepit dengan tempelan strawberry kecil diatasnya. Aku seketika takjub. “Lucu banget!!!” pekikku sambil mengambil jepit tersebut dari tangan Mas Wira. Mas Wira tersenyum melihatku yang senang melihat kelucuan sebuah jepit strawberry doang. “Suka?”
103.9K viewsOngoingAdded to Library 146 Times as spare
Read
+Library
YOU

YOU

Hal penting apa emang yang mau kamu bahas sama aku? XavierAG (Nanti aja kita bahas langsung oke, aku balik kerja lagi ya. Jaga diri kamu baik-baik oke dan sampai bertemu di tanggal 08, Ocean)
2.4K viewsOngoingAdded to Library 79 Times as spare
Read
+Library
KARMA

KARMA

Sementara Gara, dia bermain perosotan. "Dil, siapa nama Papa Gara? Mama mau lihat Foto pernikahan kalian," ujar Mama. "Eh anu, Ma. Foto pernikahan kami, hilang. Sepertinya tertinggal di rumah lama. Mungkin sudah dibuang oleh pemilik baru karena ini sudah sangat lama." Tut! "Rara?" lirihku. 'Ngapain dia DM aku? Oh aku lupa, kemarin aku nekat mengirim pesan untuknya.'
9.7204.4K viewsCompletedAdded to Library 4.5K Times as spare
Show Reviews (33)
Read
+Library
Widya Vitaloka
Thor cerita ny jangan dbelit belitkan pake ada art baru lagi, mau cerita nya yg indah indah saja ya Thor biar cepat tamat nya. udah 1 tahun lebih Lo novel ni gak kelar. dari saya lahiran mpe umur anak saya 1 tahun. jangan tambah di lamain ya Thor, di habisin cepet aj cerita ny, indah hidup bahagiaaa
Yen Lamour
Ceritanya bagus, setiap perbuatan pasti akan ada balasannya, semangat terus ya kak thor ^^ izin numpang promo ya, ada yg suka mafia romance? Yuk mampir juga ke tempatku. Siapa tahu ada yg suka. Terima kasih ya kak thor & kakak semuanya ^_^
Read All Reviews
PREV
12345
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status