Tersandung Cinta Tuan Muda
Ia melihat perubahan yang nyata—bukan dari pujian publik, tapi dari bagaimana yayasannya kini bisa menjangkau lebih banyak daerah terpencil, dari bagaimana buku-buku yang dulu hanya mimpi kini menjadi kenyataan.
Sore itu, saat mengajar kelas dongeng di halaman sekolah, salah satu anak didiknya bertanya polos, “Bu Guru, siapa yang kasih buku-buku baru ini? Aku suka sekali cerita tentang kapal terbang ke bulan.”
Naira tersenyum, menatap anak itu dengan lembut. “Ada seseorang yang percaya bahwa kamu pantas mendapatkan cerita-cerita indah. Karena itu, dia ingin membantu, walau kamu mungkin tidak mengenalnya.”
Chapitres populaires