Dalam Cengkeraman Empat Sultan
“Menurut saya … buku ini bukan cuma soal perempuan vs patriarki. Tapi juga soal bagaimana bahasa dan cerita bisa jadi senjata sekaligus penghancuran. Offred selalu bilang ‘context is all’. Itu kayak warning bahwa sejarah selalu ditulis oleh pemenang.”
Ruangan hening sebentar, lalu beberapa orang bertepuk tangan kecil.
“Deep banget, Emma,” bisik mahasiswi di sebelahnya sambil nyengir.
Bu Rina tersenyum lebar.
“Sangat tajam. Gaya penulisan Atwood memang khas—sederhana tapi menusuk. Dia pakai first person yang intimate, sehingga pembaca merasa jadi Offred. Ada rasa takut, putus asa, tapi juga harapan kecil yang nyaris mati. Itu yang bikin novel ini timeless.”
인기 회차